SMKN Tunua Molo Utara Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila di Tengah Kabut, Semangat Persatuan Tetap Membara

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SoE, Metrotimornews. Id–Meski cuaca berkabut menyelimuti wilayah Kecamatan Molo Utara, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tunua tetap khidmat melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. Upacara yang digelar di halaman sekolah itu diikuti seluruh murid dan guru dengan penuh semangat nasionalisme.

Kabut tebal yang turun sejak pagi tidak menyurutkan langkah para peserta upacara. Justru kondisi tersebut dimaknai sebagai simbol bahwa persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap kokoh meski diterpa berbagai tantangan.

“Cuaca boleh berkabut, tapi semangat kami untuk mengamalkan Pancasila tidak boleh pudar. Justru ini mengingatkan kita bahwa dalam situasi apapun, persatuan adalah kunci,” ungkap salah satu guru SMKN Tunua.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMKN Tunua membacakan amanat tentang pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan sekolah. Ia menekankan nilai gotong royong, toleransi, dan disiplin harus terus ditanamkan kepada para murid sebagai generasi penerus bangsa.

Seluruh rangkaian upacara berjalan lancar dan tertib. Para murid terlihat antusias mengikuti upacara dari awal hingga akhir. Lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks Pancasila menggema di tengah udara dingin dan berkabut, menambah kekhidmatan suasana.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di SMKN Tunua ini menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan tidak terhalang oleh kondisi alam. Bagi warga sekolah, momentum 1 Juni yang diperingati pada 1 Juni ini menjadi pengingat untuk terus merawat keberagaman dan memperkuat persatuan, mulai dari lingkungan sekolah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa dan Kabupaten Timor Tengah Selatan. (Albert Baunsele)

Berita Terkait

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan
Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026
Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga
Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25

Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Berita Terbaru