Redaksi

Metrotimornews.id: Dari Tapal Batas ke Garda Terdepan Kebenaran

“Kami percaya, tak ada tempat terlalu jauh untuk dijangkau oleh informasi. Dan kami akan terus menulis, selama masih ada kebenaran yang harus diperjuangkan.”
— Redaksi Metrotimornews.id

Lahir dari Tanah Kering dan Tekad yang Basah oleh Semangat

Jumat Agung, 18 April 2014.
Langit perbatasan antara Rote dan Timor Leste kelabu dan sunyi. Tak ada gegap gempita, tak ada panggung besar. Namun di sebuah rumah kecil di ujung Mokdale, dua jurnalis daerah menulis sejarah. Di atas meja reyot, dengan laptop satu-satunya dan sinyal internet yang tersendat-sendat, Agustinus Bobe dan Isak Doris Faot melahirkan sebuah media perlawanan: Metrotimor.com.

Bukan perlawanan terhadap kekuasaan, tetapi melawan diamnya ketimpangan informasi.
Sebab berita dari pusat negeri meluncur secepat cahaya, sementara kabar dari pelosok seperti Rote, Belu, dan Soe berjalan tertatih—seringkali mati di tengah jalan sebelum sampai ke layar nasional.

“Kami ingin perbatasan bicara. Kami ingin orang pusat mendengar,” ujar Agustinus Bobe dalam sebuah catatan redaksi. Kalimat itu menjadi mantra yang hidup, menuntun arah langkah Metrotimor hingga kini.

Menulis dari Pinggiran, Menggema ke Pusat

Metrotimornews.id tidak lahir dari ruang ber-AC atau kantor kaca. Ia lahir dari debu jalanan, dari aroma laut Selatan, dari peluh warga yang menanti listrik dan air bersih.
Setiap berita bukan sekadar laporan, tetapi jeritan yang disublim menjadi narasi:
tentang petani yang melawan harga pupuk, tentang ibu-ibu nelayan yang menjemur hasil laut di tepi pantai, tentang anak-anak sekolah yang menulis cita-cita di atas tanah berdebu.

Inilah wajah jurnalisme yang sesungguhnya—jurnalisme dari pinggiran untuk keadilan.

Dari Metrotimor ke Metrotimornews.id: Evolusi Sebuah Gerakan

Tahun berganti, zaman berubah. Pada 9 Maret 2020, domain metrotimor.id resmi digunakan, menandai babak baru profesionalisasi dan ekspansi digital.
Namun, semangat awal tak pernah padam. Lima tahun berselang, tepat 4 Oktober 2025, Metrotimor kembali meneguhkan diri lewat domain metrotimornews.id, menandai kebangkitan kanal berita yang lebih luas, lebih tajam, dan lebih berani.

Kini, di bawah bendera PT Media Group Lintas Timor Indonesia dan PT Fabers Timor Intermedia, Metrotimor bukan sekadar portal berita. Ia telah menjelma menjadi ekosistem jurnalisme Timur yang menaungi:

LintasTimor.id, media lintas kabupaten di pulau Timor;

BuserKota.com, kanal khusus investigasi dan kriminalitas urban;

serta Channel YouTube Metrotimor, wajah visual jurnalisme rakyat yang terus tumbuh.

Jurnalisme Keberpihakan: Antara Fakta dan Nurani

Metrotimornews.id bukan media yang bersembunyi di balik kata “netralitas”.
Mereka berpihak—namun bukan pada kekuasaan.
Mereka berpihak pada rakyat kecil, korban ketidakadilan, dan suara-suara yang selama ini diabaikan.

Visi mereka sederhana tapi tajam:

“Menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran dan keadilan sosial di wilayah Timur Indonesia.”

Sementara misi mereka mengakar pada empat fondasi utama:

Memberdayakan jurnalisme lokal agar masyarakat perbatasan tak hanya menjadi objek, tapi juga subjek berita.

Menegakkan etika dan profesionalitas, berpegang teguh pada UU Pers No. 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers.

Mendorong literasi publik dan partisipasi warga, agar setiap individu berani bersuara dan memahami haknya atas informasi.

Menghadirkan berita yang manusiawi, karena kebenaran tak hanya soal data, tapi juga rasa.

Setiap berita disajikan dalam gaya multi Feature Sastra Romantis, Straigth news sastra.

Di Balik Layar: Orang-Orang yang Menyalakan Api Berita

Penanggung Jawab / Pemimpin Umum: Yan C. Faot

Pemimpin Redaksi: Denisius Pobas

Editor dan Investigasi: Agustinus Bobe

Wartawan Daerah:

Flores Timur:

Rita Senat

Rote Ndao:

Furqan

Kota Kupang:

(Martinus Knaufmone, Nostra DA silva)

TTS (Soe):

Deni Pobas

Fotografer/Videografer:

Depo

Administrasi & Keuangan: Yunita Tonak

IT & Multimedia: Tim Metrotimor

Dari tangan-tangan inilah lahir berita yang tak sekadar dibaca, tapi dirasakan.
Mereka bekerja dengan jujur, kadang tanpa upah besar, namun dengan cinta yang tak terukur terhadap tanah kelahiran.

Dari Timur untuk Nusantara

Kini, Metrotimornews.id bukan lagi sekadar situs berita. Ia adalah gerakan nurani yang menyala dari ujung Timur Indonesia.
Dari Rote hingga Kupang, dari Belu hingga Flores Timur, mereka menulis kisah yang tak pernah ditulis oleh media besar. Mereka tidak menunggu sorotan, karena mereka adalah sorotan itu sendiri.

Mereka sadar, perubahan besar selalu dimulai dari suara kecil—dan suara itu kini menggema dari Timur.
Suara Metrotimornews.id.
Suara yang lahir dari keberanian, tumbuh dalam kesunyian, dan berdiri di garda terdepan kebenaran.

🖋️ Alamat Redaksi:
📍 Mokdale, Kec. Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur
📍 Belakang SPBU Oebesa, Soe – TTS
📧 redaksi@metrotimornews.id | metrotimor2020@gmail.com
📞 WA: 0812-4609-9868
🌐 metrotimornews.id