Generasi Z Lawan HIV/AIDS: Mahasiswa IAKN Kupang Edukasi Siswa SMP Negeri 11 Kota Kupang

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK), Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama (PPA), melaksanakan kegiatan Praktik Penyuluh Mahasiswa Semester IV dengan mengusung tema “Generasi Z Lawan HIV/AIDS: Berani Tahu, Berani Peduli” di SMP Negeri 11 Kota Kupang, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini merupakan luaran dari mata kuliah Media Penyuluhan yang dibimbing oleh dosen pengampu, Merling T.L.L.C. Messakh, M.Pd. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan penyuluhan secara langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi kelas VII B ini berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai HIV/AIDS sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran sejak usia dini.

Salah satu mahasiswa penyuluh, Condrad B. A. Pellokila, dalam pemaparannya menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian AIDS, perbedaan antara HIV dan AIDS, cara pencegahan penularan HIV, serta berbagai dampak yang ditimbulkan oleh HIV/AIDS bagi kehidupan individu maupun masyarakat.

Selain materi kesehatan, penyuluhan juga diperkaya dengan nilai-nilai spiritual melalui Firman Tuhan yang diambil dari 1 Timotius 4:12, yang berbunyi:

“Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”

Firman Tuhan tersebut menjadi landasan bagi para siswa untuk terus membangun karakter positif dan menjadi generasi muda yang mampu memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Pihak SMP Negeri 11 Kota Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dosen pengampu serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama IAKN Kupang yang telah melaksanakan kegiatan edukatif tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa dan dosen pendamping dari IAKN Kupang. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang benar kepada peserta didik mengenai HIV/AIDS sekaligus membangun kesadaran mereka untuk hidup sehat dan bertanggung jawab,” ungkap perwakilan pihak sekolah.

Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Media Penyuluhan, Merling T.L.L.C. Messakh, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan praktik penyuluhan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang bertujuan membentuk mahasiswa menjadi penyuluh yang profesional, kreatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori di ruang kuliah, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi yang berdampak positif. Ia berharap melalui kegiatan ini para mahasiswa semakin terampil dalam berkomunikasi, menyampaikan pesan-pesan edukatif, serta menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi sesama.

Di bawah bimbingan yang penuh dedikasi dan keteladanan dari Merling T.L.L.C. Messakh, M.Pd., mata kuliah Media Penyuluhan terus melahirkan berbagai kegiatan inovatif yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Sosok dosen yang dikenal inspiratif, visioner, dan memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa ini senantiasa mendorong peserta didiknya untuk berkarya, mengabdi, dan menghadirkan solusi nyata bagi persoalan sosial di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan “Generasi Z Lawan HIV/AIDS: Berani Tahu, Berani Peduli”, mahasiswa Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama IAKN Kupang menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan HIV/AIDS. Dengan pengetahuan yang benar dan kepedulian yang tinggi, Generasi Z diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan menuju kehidupan yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Reporter: Martin Knaufmone

Berita Terkait

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu
Usia 29 Tahun, Talita Tlonaen Raih Gelar Doktor di Wisuda Ke-X IAKN Kupang
Aksi Demo FOKAL Suarakan Delapan Tuntutan di Lembata
40 Ekor Bibit Sapi Bali Dikabarkan Mati Saat Tiba di Sentra Wulo Kolo
DPRD Flores Timur Pending Program Sereh Merah, Big Push Peternakan Dapat Tambahan Anggaran
Cegah Peredaran Pil Koplo, Satresnarkoba Sumba Timur Sidak Pasar Melolo
MGMP Sejarah Se-Kabupaten TTS Gelar Kegiatan di SMAN 1 Soe, Bahas Pembelajaran Kontekstual hingga Penulisan Sejarah Lokal

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:11

262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:51

Usia 29 Tahun, Talita Tlonaen Raih Gelar Doktor di Wisuda Ke-X IAKN Kupang

Selasa, 29 September 2026 - 16:34

Aksi Demo FOKAL Suarakan Delapan Tuntutan di Lembata

Selasa, 29 September 2026 - 16:30

40 Ekor Bibit Sapi Bali Dikabarkan Mati Saat Tiba di Sentra Wulo Kolo

Minggu, 27 September 2026 - 21:50

DPRD Flores Timur Pending Program Sereh Merah, Big Push Peternakan Dapat Tambahan Anggaran

Jumat, 25 September 2026 - 12:29

Cegah Peredaran Pil Koplo, Satresnarkoba Sumba Timur Sidak Pasar Melolo

Jumat, 25 September 2026 - 12:23

MGMP Sejarah Se-Kabupaten TTS Gelar Kegiatan di SMAN 1 Soe, Bahas Pembelajaran Kontekstual hingga Penulisan Sejarah Lokal

Berita Terbaru