Menjemput Masa Depan dari Pantai Selatan, Puluhan Siswa SMKN Pantai Baru Dilepas Ikut PKL ke Kota Kupang

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID – Puluhan siswa SMK Negeri Pantai Baru resmi dilepas untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kota Kupang dan sejumlah lokasi di sekitarnya. Pelepasan berlangsung dalam sebuah upacara yang digelar di halaman sekolah, Rabu (17/6/2026).

Para peserta PKL berasal dari tiga program keahlian, yakni Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).

Sejak pagi, suasana di lingkungan sekolah tampak berbeda. Puluhan siswa berdiri rapi mengenakan seragam sekolah. Raut wajah penuh semangat terlihat jelas dari para peserta yang akan menjalani pengalaman belajar langsung di dunia usaha dan dunia industri selama beberapa bulan ke depan.

Upacara pelepasan dipimpin langsung oleh Kepala SMKN Pantai Baru, Simson Nullek, dan dihadiri Ketua Panitia PKL, Yurien Aplugi, S.Pd., serta para Ketua Program Keahlian.

Dalam sambutannya, Simson Nullek menegaskan bahwa PKL merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran siswa SMK. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar menerapkan teori yang diperoleh di sekolah, tetapi juga membangun karakter dan etos kerja yang dibutuhkan di dunia profesional.

“PKL bukan sekadar memenuhi kewajiban kurikulum. Ini adalah kesempatan bagi siswa untuk membuktikan kemampuan, membangun karakter, serta memperluas wawasan tentang dunia kerja yang sesungguhnya,” ujar Simson.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk selalu menjaga nama baik sekolah, menaati aturan yang berlaku di tempat PKL, serta menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab selama menjalankan tugas.

Sementara itu, Ketua Panitia PKL, Yurien Aplugi, S.Pd., menjelaskan bahwa para siswa akan melaksanakan PKL selama enam bulan, terhitung mulai 1 Juli hingga akhir November 2026 sesuai dengan ketentuan kurikulum SMK.

Menurutnya, program tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi yang telah dipelajari selama empat semester di sekolah.

“Kami berharap peserta mendapatkan bimbingan yang baik dari dunia usaha dan dunia industri, sehingga mereka dapat mengembangkan kemampuan yang telah dipelajari di sekolah serta memperoleh pengalaman kerja yang berharga,” katanya.

PKL sendiri merupakan salah satu program wajib bagi siswa SMK sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis dunia kerja. Melalui program ini, peserta didik memperoleh kesempatan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja, meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan komunikasi, serta memahami budaya kerja profesional.

Di balik keberangkatan para siswa, tersimpan harapan besar dari para guru dan orang tua. Mereka berharap pengalaman selama menjalani PKL dapat membentuk generasi muda yang mandiri, tangguh, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha di masa depan.

Dari pesisir selatan Pulau Rote, para siswa SMKN Pantai Baru kini melangkah membawa harapan dan cita-cita. Mereka berangkat menjemput masa depan melalui pengalaman nyata yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan karier mereka kelak.

“Selamat menjalankan PKL. Jaga kesehatan, jaga nama baik sekolah, dan tunjukkan bahwa siswa SMK mampu berkarya serta bersaing di dunia kerja,” pesan pihak sekolah kepada seluruh peserta.

(Redaksi)

Berita Terkait

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan
FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan
Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026
Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga
Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25

Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:39

Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Berita Terbaru