KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID– Semangat membangun budaya riset sejak dini terus ditanamkan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang. Hal tersebut tampak dalam Seminar Mata Kuliah Metodologi Penelitian PAK yang diselenggarakan oleh mahasiswa PAK Kelas I pada Jumat, 26 Juni 2026, dengan mengangkat tema “Pemuda yang Bertumbuh dan Berdampak bagi Gereja.”
Kegiatan akademik ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis riset yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis, melakukan penelitian secara ilmiah, serta menghasilkan gagasan yang mampu menjawab berbagai persoalan aktual dalam kehidupan gereja.
Di bawah bimbingan dosen pengampu Dr. Harun Y. Natonis, M.Si., seminar menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil kajian ilmiah mengenai peran strategis pemuda Kristen dalam membangun gereja yang bertumbuh, dinamis, dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Dalam berbagai pemaparan yang disampaikan, mahasiswa menegaskan bahwa pemuda merupakan aset berharga gereja sekaligus agen perubahan yang dipanggil untuk menghadirkan dampak positif melalui pertumbuhan iman, pembentukan karakter Kristiani, serta keterlibatan aktif dalam pelayanan. Pemuda yang bertumbuh tidak hanya diukur dari kehadiran dalam ibadah atau aktivitas gerejawi, tetapi juga dari kemampuan menghidupi nilai-nilai Kristus dalam kehidupan sehari-hari, menjadi teladan, serta berkontribusi bagi gereja dan masyarakat.
Melalui pendekatan metodologi penelitian, mahasiswa mengkaji sejumlah tantangan yang dihadapi generasi muda gereja saat ini, mulai dari menurunnya partisipasi dalam pelayanan, pengaruh media digital terhadap kehidupan rohani, tantangan moral, pembinaan karakter, hingga pentingnya regenerasi kepemimpinan di lingkungan gereja. Berbagai persoalan tersebut dianalisis berdasarkan teori, hasil observasi, serta sumber-sumber ilmiah sehingga menghasilkan pemahaman yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.
Menurut Dr. Harun Y. Natonis, M.Si., pembelajaran Metodologi Penelitian PAK tidak sekadar mempersiapkan mahasiswa menyusun proposal penelitian atau skripsi, tetapi juga membentuk pola pikir ilmiah yang mampu melihat, menganalisis, dan menawarkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi gereja maupun dunia pendidikan Kristen.
“Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan penelitian secara sistematis, dan menghasilkan rekomendasi yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pelayanan gereja dan pendidikan Kristen. Penelitian menjadi sarana untuk menemukan solusi yang relevan terhadap berbagai tantangan yang dihadapi pemuda gereja saat ini,” ujarnya.
Suasana seminar berlangsung hidup dan interaktif. Setiap kelompok mempresentasikan hasil penelitiannya, kemudian dilanjutkan dengan diskusi ilmiah dan sesi tanya jawab yang mendorong mahasiswa mengemukakan argumentasi berdasarkan teori dan data penelitian. Beragam gagasan mengenai strategi membangun pemuda yang bertumbuh secara rohani, berkarakter Kristus, serta mampu menjadi pelayan dan pemimpin gereja yang berdampak mendapat perhatian dan apresiasi dari seluruh peserta.
Selain memperluas wawasan mengenai isu-isu kepemudaan dalam gereja, kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan kompetensi akademik mahasiswa. Mereka dilatih menyusun rumusan masalah, melakukan telaah pustaka, menganalisis data, menyampaikan hasil penelitian secara sistematis, hingga menyusun kesimpulan dan rekomendasi yang logis. Keterampilan tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan akademik maupun pengabdian mereka sebagai calon pendidik Kristen.
Seminar ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Kupang dalam membangun budaya riset sejak semester pertama. Melalui pembelajaran yang memadukan teori dan praktik penelitian, mahasiswa didorong untuk menjadi insan akademik yang memiliki integritas, kemampuan berpikir kritis, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan gereja dan masyarakat.
Lebih dari sekadar memenuhi tuntutan perkuliahan, seminar ini menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan segar dari generasi muda yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Pendidikan Agama Kristen, penguatan pelayanan gereja, dan pembangunan masyarakat. Dengan semangat meneliti, membaca, dan menulis karya ilmiah, mahasiswa PAK IAKN Kupang dipersiapkan menjadi pendidik dan pelayan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga mampu membawa perubahan yang berdampak bagi gereja, bangsa, dan kemuliaan Tuhan.
Martin Knaufmone








