SMA Negeri 1 Soe Resmi Tutup MPLS Ramah, Berlangsung Lancar Selama 5 Hari

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SoE, Metrotimornews. Id– Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah SMA Negeri 1 Soe resmi ditutup pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak Senin, 13 Juli 2026 itu ditutup secara langsung oleh Wakil Kepala Sekolah urusan Kurikulum, Adrianus Amsikan.

Selama lima hari, murid baru mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, kurikulum, serta nilai-nilai karakter. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik dan tanpa hambatan.

Dalam sambutannya saat penutupan, Adrianus Amsikan menyampaikan apresiasi kepada panitia, guru, dan pengurus OSIS yang telah mensukseskan kegiatan.

“MPLS Ramah ini bertujuan agar adik-adik murid baru bisa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan SMA Negeri 1 Soe. Kami berharap setelah lima hari ini, kalian sudah merasa nyaman, paham aturan sekolah, dan siap mengikuti pembelajaran dengan semangat baru,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar siswa baru menjadikan MPLS sebagai awal untuk menumbuhkan sikap disiplin, gotong royong, dan menghargai sesama warga sekolah.

Ketua panitia MPLS menambahkan bahwa tahun ini konsep “MPLS Ramah” benar-benar diterapkan. Tidak ada perploncoan, semua kegiatan dikemas edukatif, interaktif, dan menyenangkan.

” semua kegiatan dari hari pertama sampai penutupan hari ini berjalan lancar. Murid baru juga sangat antusias mengikuti setiap materi,” ungkapnya.

Dengan ditutupnya MPLS, siswa baru SMA Negeri 1 Soe akan langsung memulai kegiatan belajar mengajar pada pekan berikutnya di lingkungan sekolah yang baru. (Albert Baunsele)

Berita Terkait

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan
Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026
Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga
Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25

Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Berita Terbaru