Pusat Studi SDGs UNDANA Dorong Pemberdayaan Perempuan Berbasis Pendidikan, Ekonomi Produktif, dan Kearifan Lokal di Ngada

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngada, Metrotimornews. Id–

Pusat Studi Sustainable Development Goals (SDGs) Universitas Nusa Cendana (UNDANA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Radamasa, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, pada Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan bertajuk _”Pemberdayaan Perempuan Berbasis Pendidikan, Ekonomi Produktif, dan Kearifan Lokal untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”_ ini merupakan kerja sama UNDANA dengan Pemerintah Kabupaten Ngada dalam memperkuat peran perempuan sebagai aktor utama pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan dipimpin oleh Dr. Detji Kory Elianor Rooseveld Nuban, S.H., M.Hum. selaku Ketua Tim. Anggota tim lainnya adalah Ivan Ndun, S.H., M.Hum., Melinda Ratu Radja, S.H., LL.M., serta Maria Wilhelsya Inviolata Watu Raka, S.H., Seluruhnya merupakan peneliti dan akademisi pada Pusat Studi SDGs Universitas Nusa Cendana.

Fokus: Pendidikan, Ekonomi, dan Kearifan Lokal

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan desa melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran mengenai pentingnya pendidikan, pengembangan ekonomi produktif berbasis potensi lokal, serta pelestarian kearifan lokal sebagai modal sosial dalam mendukung pencapaian SDGs.

Dalam sesi penyuluhan dan diskusi partisipatif, tim membahas isu strategis seperti peningkatan akses perempuan terhadap pendidikan, penguatan kewirausahaan berbasis sumber daya lokal, pengelolaan usaha ekonomi produktif, kepemimpinan perempuan dalam pembangunan desa, serta pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal.

Peserta juga diajak mengidentifikasi potensi ekonomi Desa Radamasa dan peluang pengembangannya agar memberi nilai tambah bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Perempuan Sebagai Penggerak Pembangunan

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Detji Kory Elianor Rooseveld Nuban, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan adalah kunci pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

“Perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak keluarga, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat. Ketika perempuan memperoleh akses terhadap pendidikan, peluang ekonomi, dan ruang berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh perempuan itu sendiri, tetapi juga oleh keluarga, komunitas, dan pembangunan desa secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan harus dibangun dengan tetap menghargai dan mengembangkan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat,” ujar Dr. Detji.

Kolaborasi UNDANA dan Pemkab Ngada ini mencerminkan komitmen bersama menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan pemberdayaan yang partisipatif, diharapkan perempuan di Desa Radamasa semakin mampu mengembangkan potensi diri, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan desa berkelanjutan.

Dukung 7 Tujuan SDGs

Selain memberikan penguatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata peran Pusat Studi SDGs UNDANA sebagai pusat kajian dan pengabdian yang mendukung pencapaian Agenda 2030.

Program ini sejalan dengan 7 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, antara lain:
SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 5 Kesetaraan Gender, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan, SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDG 16 Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui kegiatan ini, Pusat Studi SDGs Universitas Nusa Cendana menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. ( Albert Baunsele )

Berita Terkait

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap
Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan
FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54

SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35