Jarak Bukan Alasan, YNS Hadir Di Pedalaman Elar Manggarai Timur

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MANGGARAI TIMUR, METRO TIMORNEWS.ID — Jarak dan medan yang sulit tidak menyurutkan langkah Yayasan Yusinta Ningsih Sejahtera (YNS) dalam menjalankan aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores.

Pada Selasa (25/8/2026), tim YNS kembali menyusuri wilayah pedalaman hingga tiba di Dusun Ledu, Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, untuk menyalurkan bantuan sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat pascagempa yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Perjalanan menuju Dusun Ledu bukanlah perjalanan singkat. Tim YNS harus menempuh perjalanan dari Kabupaten Ende menuju wilayah pedalaman Elar dengan medan yang cukup menantang.

Namun, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang. Justru, perjalanan panjang itu menjadi bagian dari komitmen YNS untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang berada jauh dari pusat pelayanan.

Kedatangan tim YNS disambut penuh haru oleh masyarakat Dusun Ledu. Bagi warga, kehadiran tersebut memiliki arti lebih dari sekadar bantuan berupa kebutuhan pokok dan obat-obatan.

Di tengah situasi pascabencana, kehadiran orang-orang yang datang langsung melihat kondisi mereka menjadi penguat moral bagi masyarakat yang sedang berusaha kembali bangkit.

Salah satu warga Dusun Ledu, Silfanus Nggalas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada YNS karena telah datang langsung melihat kondisi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran YNS memberikan pesan bahwa masyarakat di wilayah pedalaman tidak dilupakan dalam situasi sulit yang mereka hadapi.

“Terima kasih kepada Ibu Yusinta Nenobahan Syarief selaku Founder YNS yang telah mempercayakan tim dari Yayasan YNS untuk datang dan melihat kami dari dekat. Kehadiran tim YNS hari ini membuat kami kembali percaya bahwa akan selalu ada tangan-tangan yang membangkitkan kami di saat semua harapan mulai pudar,” ungkap Silfanus.

Ia menambahkan, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan dalam bentuk materi, tetapi juga membutuhkan kepedulian, perhatian, dan kehadiran pihak-pihak yang bersedia datang langsung untuk mendengarkan serta melihat kondisi mereka.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Puskesmas Elar, Yohanes Purnama Kasih.

Ia menyampaikan rasa syukur atas perhatian YNS terhadap masyarakat terdampak gempa di wilayah Elar.

Menurutnya, kunjungan langsung tim YNS sekaligus membawa obat-obatan menjadi bentuk dukungan yang berarti bagi masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah yang relatif jauh dari akses pelayanan.

Kehadiran YNS di Dusun Ledu menjadi bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan yang terus dilakukan untuk menjangkau masyarakat terdampak gempa di berbagai wilayah Flores.

Bagi YNS, bantuan kemanusiaan bukan hanya tentang apa yang diberikan, tetapi juga tentang bagaimana kepedulian dapat hadir sedekat mungkin dengan masyarakat yang membutuhkan.

Dari perjalanan panjang menuju pelosok Elar, terselip sebuah pesan sederhana: ketika kepedulian benar-benar hadir, jarak bukan lagi penghalang.

Bagi warga Dusun Ledu, kedatangan tim YNS mungkin hanya berlangsung dalam waktu yang terbatas. Namun, bantuan yang diberikan dan perhatian yang ditunjukkan meninggalkan makna yang jauh lebih panjang.

Di tengah rumah-rumah yang masih menyimpan cerita tentang gempa dan masyarakat yang perlahan menata kembali kehidupan, kehadiran YNS menjadi pengingat bahwa mereka tidak berjalan sendirian.

Dari pelosok Flores, sebuah harapan kembali dinyalakan. Jarak boleh jauh, medan boleh sulit, tetapi kemanusiaan selalu menemukan jalan untuk tiba.

MARTIN MTID

Berita Terkait

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital
Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen
Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:34

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:20

Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:43

Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35