Landeoe Cup I Siap Digelar, Rp20 Juta Diperebutkan, Pemuda Lokal Jadi Prioritas

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID — Semangat membangun persaudaraan melalui olahraga mulai menggema di wilayah Landeoe, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao. Pemuda Landeoe akan menggelar Turnamen Sepak Bola Mini Landeoe Cup I pada pekan ketiga September 2026.

Turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan prestasi di lapangan hijau, tetapi juga dirancang sebagai wadah mempererat persaudaraan, menyalurkan bakat generasi muda, sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet sepak bola dari daerah.

Penanggung jawab kegiatan, Beny ST. Modok, S.Si, kepada MetroTimorNews.id, Kamis (3/9/2026), mengatakan turnamen tersebut lahir dari inisiatif Pemuda Landeoe untuk menciptakan ruang positif bagi generasi muda.

Menurutnya, olahraga merupakan salah satu sarana efektif dalam membangun persatuan, kebersamaan, kesehatan, serta jiwa sportivitas di tengah masyarakat.

“Dalam rangka meningkatkan semangat kebersamaan dan mempererat hubungan persaudaraan antar pemuda dan masyarakat, maka Pemuda Landeoe berinisiatif menyelenggarakan Turnamen Sepak Bola Mini Landeoe Cup I,” ujarnya.

Mengusung tema “Dengan Sportivitas Kita Bersatu, Dengan Sepak Bola Kita Bangun Persaudaraan”, turnamen ini menargetkan sekitar 30 tim yang berasal dari wilayah sekitar maupun daerah lainnya sesuai ketentuan panitia.

Prioritaskan Pemuda Lokal

Panitia memberikan perhatian khusus terhadap keterlibatan pemuda lokal. Turnamen tersebut diharapkan menjadi panggung bagi pemain-pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi proses pembinaan menuju kompetisi yang lebih besar.

“Tim yang berlaga diprioritaskan kepada pemuda lokal, sehingga diharapkan dapat menghasilkan bibit-bibit atlet olahraga yang kompeten, khususnya dalam bidang sepak bola,” jelas Benyamin.

Selain memperebutkan gelar juara, panitia juga menyiapkan penghargaan individu bagi pemain terbaik dan top skor.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp20 juta, termasuk hadiah untuk juara 1 hingga 4, piala tetap dan piala bergilir.

Panitia Galang Dukungan Masyarakat

Untuk memastikan turnamen berjalan sukses, panitia terus melakukan berbagai persiapan, termasuk penggalangan dana dari seluruh elemen masyarakat serta kontribusi pemuda dan masyarakat Landeoe.

Dukungan juga datang dari pemerintah desa. Berdasarkan koordinasi yang telah dilakukan, pemerintah desa menyatakan kesiapan untuk ikut menjadi sponsor kegiatan.

Panitia pun masih membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak yang ingin mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut.

“Kami terus membangun koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjadi sponsor dalam kegiatan ini,” kata Beny.

Bukan Sekadar Sepak Bola

Apresiasi terhadap rencana pelaksanaan Landeoe Cup I juga datang dari kalangan pemuda dan pecinta sepak bola.

Buce Giri, S.Pi, pemuda asal wilayah Landeoe, kepada MetroTimorNews.id di Ba’a, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Buce, turnamen ini memiliki dampak yang lebih luas. Selain menjadi ruang latihan dan kompetisi bagi generasi muda, kegiatan tersebut berpotensi memberikan imbas positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat selama turnamen berlangsung.

“Kami selaku pecinta bola kaki memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam mendukung kegiatan ini,” ujar Buce yang juga Guru pada SMKN Pantai Baru

Ia menilai kehadiran turnamen sepak bola dapat menjadi momentum untuk menghidupkan aktivitas masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan kemampuan mereka.

“Tentunya kegiatan ini akan membawa banyak dampak positif, baik dari sisi ekonomi maupun menjadi ajang olahraga dan latihan bagi generasi muda,” tambahnya.

Diharapkan Jadi Event Tahunan

Buce berharap Landeoe Cup tidak berhenti pada penyelenggaraan perdana. Ia mendorong agar turnamen tersebut dapat menjadi agenda olahraga tahunan yang terus dilaksanakan.

“Diharapkan kegiatan ini rutin terselenggara setiap tahun sebagai event rutin. Karena ini adalah awal atau Cup I,” katanya.

Harapan tersebut sejalan dengan komitmen panitia yang merencanakan Landeoe Cup sebagai kegiatan tahunan.

Panitia menargetkan turnamen ini mampu melahirkan atlet-atlet sepak bola yang baik dan berkualitas serta mempersiapkan pemain lokal agar mampu bersaing dalam turnamen yang lebih besar dan bergengsi.

Jaga Sportivitas dan Persaudaraan

Panitia juga mengajak seluruh tim peserta, suporter dan masyarakat yang hadir untuk menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

Pesan utama yang ingin dibangun melalui Landeoe Cup I adalah agar sepak bola tidak menjadi sekadar pertandingan untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana memperkuat persaudaraan.

“Jaga sportivitas, perkuat rasa persaudaraan lewat turnamen ini untuk masa depan yang lebih cerah dan harmonis,” demikian pesan panitia.

Dengan target sekitar 30 tim, hadiah total Rp20 juta, serta dukungan masyarakat dan pemerintah desa, Landeoe Cup I diharapkan menjadi salah satu panggung olahraga yang mampu menghidupkan semangat sepak bola sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat di Rote Ndao.

(*Tim)

#LandeoeCupI #LandeoeCup2026 #TurnamenLandeoeCup #SepakBolaMini #SepakBolaNTT #OlahragaNTT #PemudaLandeoe #PemudaLokal #BakatLokal #TalentaMuda #SepakBolaRoteNdao #GenerasiMuda #Sportivitas #Persaudaraan #PialaLandeoe #Rp20Juta #MetroTimorNews #MetroTimorNewsID #BeritaOlahraga #NTTBergerak

Berita Terkait

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang
Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia
Dosen IAKN Kupang Dorong Penyuluh Agama Kristen Hadir di Ruang Digital
Kejaksaan Jangan Menonton, Usut Dugaan Carut-Marut Pakan HMT Big Push Wulo Kolo
262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:39

Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:13

Kejaksaan Jangan Menonton, Usut Dugaan Carut-Marut Pakan HMT Big Push Wulo Kolo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:11

262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:58

YNS Beauty Resmi Hadir di Kota Kupang, Tawarkan Beragam Perawatan Rambut

Berita Terbaru