KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID —
Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian lingkungan melalui kegiatan Webinar Ekoteologi Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom, Senin, 21 September 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Bumi, Merawat Kehidupan: Ekoteologi sebagai Spiritualitas Cinta”. Kegiatan webinar ini juga merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis IAKN Kupang ke-XIX Tahun 2026.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I IAKN Kupang, Maryon Daniamaputra Pattinaja, M.Sn., Ph.D. Dalam sambutannya, Maryon menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pembahasan mengenai ekoteologi semakin relevan di tengah berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat. Kepedulian terhadap bumi, kata dia, merupakan bagian dari panggilan iman dan tanggung jawab bersama.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap Asta Protas Kementerian Agama, terutama dalam mendorong kehidupan keagamaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Merawat bumi merupakan panggilan kolektif. Merawat bumi juga merupakan bagian dari ibadah,” demikian pesan yang disampaikan dalam pembukaan webinar.
Webinar ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. Osian O. Moru, S.Si., M.Si., dosen IAKN Kupang; Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M., mahasiswa Pascasarjana IAKN Kupang sekaligus Kepala PDAM Kota Kupang; serta Dr. Talita Tlonaen, S.Ag., M.Pd., alumni IAKN Kupang.
Kehadiran ketiga narasumber tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk memperkaya pemahaman mengenai ekoteologi dari berbagai perspektif, termasuk akademik, pelayanan publik, pendidikan, dan kehidupan bermasyarakat.
Melalui tema “Merawat Bumi, Merawat Kehidupan,” peserta diajak memahami bahwa bumi merupakan rumah bersama yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Karena itu, refleksi ekologis diharapkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Webinar Ekoteologi ini sekaligus menjadi bagian dari semangat Dies Natalis ke-XIX IAKN Kupang untuk terus menghadirkan pendidikan dan refleksi keagamaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta berbagai persoalan kehidupan.
Spiritualitas cinta tidak berhenti pada kata-kata. Ia diwujudkan melalui kepedulian, tanggung jawab, dan tindakan nyata dalam merawat bumi.
MARTIN MTID








