Setelah 30 Tahun Menanti, Pelukan Cinta Uskup Agung Kupang Mendarat di Pulau Ndao

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BA’A,METROTIMORNEWS.ID- Pagi itu Kamis (16/10/2025), mentari belum tinggi, tapi cahaya hangatnya sudah menari-nari di atas permukaan Selat Loekeli.

Air laut tenang, seakan tahu bahwa ia sedang menjadi jalan bagi sebuah perjalanan yang bukan sekadar lintas pulau, melainkan lintas hati.

Dari Pelabuhan Rakyat Nemberala, perahu motor sederhana bernama Enam Putri perlahan meninggalkan daratan.

Di atasnya, berdiri sosok yang sudah lama dirindukan oleh pulau seberang, Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni.

Bersama rombongan imam dan umat, sang Uskup melintasi laut membawa bukan hanya tubuhnya, tapi juga harapan, cinta kasih dan doa yang telah dirajut sejak lama oleh warga Pulau Ndao.

Saat perahu itu akhirnya bersandar di dermaga kecil Pulau Ndao, langit seolah ikut bersukacita. Tak hanya umat Katolik, masyarakat lintas agama pun telah berkumpul, menanti dengan pakaian adat dan hati terbuka.

Dua lelaki memikul sang Uskup turun dari perahu. Ia disambut dengan tradisi khas Rote, dikenakan topi kebanggaan Ti’i Langga dan diselimuti kain adat yang hangat, bukan hanya di badan, tapi juga di jiwa.

“Ini bukan kunjungan biasa. Ini adalah pelukan kasih seorang bapa kepada anak-anaknya,” ujar Dikson Arwadi Yami, Sekretaris Desa Ndao Nuse penuh bangga.

Ia mengisahkan, terakhir kali seorang Uskup menginjakkan kaki di tanah Ndao adalah tahun 1995, saat Mgr. Gregorius Monteiro datang melayani umat.

Di balik jarak dan keterbatasan, warga Ndao tetap setia menjaga nyala iman. Mereka membangun Kapela Santo Petrus dengan tangan sendiri, mengajarkan doa kepada anak-anak mereka dan tetap berdiri teguh dalam harapan.

Bagi Dikson, kunjungan Mgr. Hironimus kali ini menjadi peneguhan bahwa Gereja tidak pernah benar-benar jauh. Bahwa kasih Tuhan menjangkau hingga ke titik-titik terluar.

Ia menyampaikan bahwa laut yang dipandang banyak orang sebagai pembatas, hari itu justru menjadi jembatan kasih.

“Cinta kasih Tuhan itu seperti laut, luas dan dalam, tak pernah memilih pantai mana yang ingin Ia sentuh. Hari ini, kasih itu berlabuh di sini, di Ndao, di hati kami semua,” ucap Dikson.

Lebih dari Sebuah Perjalanan

Bagi sebagian orang, perjalanan ke Ndao mungkin hanya sekadar penyeberangan laut singkat.

Tapi bagi umat di pulau ini, ini adalah jawaban dari doa selama tiga dekade. Sebuah kunjungan yang memeluk mereka dalam hangatnya perhatian Gereja. Sebuah tanda bahwa mereka tidak dilupakan.

Dikson mengaku, Pulau Ndao hari ini bernyanyi dalam syukur. Ia menari dalam damai. Dan di dalam tiap dada, menyala api baru yang diyakini tak akan padam karena telah diberkati, didatangi dan dicintai.

“Di antara laut dan langit, di bawah sinar mentari dan pelukan angin, cinta kasih telah menemukan jalannya ke pulau kecil ini. Dan di Ndao, kasih Bapak Uskup tidak hanya singgah, ia tinggal,” ungkapnya.

(**)

Berita Terkait

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap
Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan
FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54

SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35