Dinas Pertanian Flores Timur Gelar Pangan Murah di Larantuka, Stabilkan Harga dan Pasokan Pangan

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Larantuka, Metrotimornews. Id– Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-54, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Gerakan Pangan Murah di Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Sabtu (18/10/2025) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Flores Timur. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur, Sebast Sina Kleden, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Maria S. Fernandez, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan daerah.

“Selain memperingati Hari Pangan Sedunia, kegiatan ini kami laksanakan untuk menstabilkan ketersediaan dan harga pangan di tengah masyarakat,” ungkap Maria S. Fernandez kepada media.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggandeng Bulog Larantuka untuk menyediakan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dengan harga terjangkau, yakni Rp 12.400 per kilogram atau Rp 62.000 per 5 kilogram. Selain itu, sejumlah distributor lokal seperti swalayan HK, Metro, dan Sang Timur turut berpartisipasi menyediakan kebutuhan pokok lainnya.

Tak hanya itu, pelaku UMKM dan Kelompok Tani binaan Dinas Pertanian juga mengambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka menyuplai berbagai pangan olahan lokal, buah-buahan segar, serta sayur-mayur yang diproduksi langsung dari lahan pertanian masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Sebast Sina Kleden, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga.

“Sejak pagi, bahkan sebelum acara dibuka, masyarakat sudah memadati lokasi. Ini menandakan tingginya kebutuhan sekaligus respon positif dari masyarakat terhadap Gerakan Pangan Murah ini,” ujarnya.

Pantauan langsung di lokasi menunjukkan suasana yang ramai dan tertib. Warga dari berbagai kalangan tampak mengantri dan membeli aneka bahan pangan yang dijual. Gerakan Pangan Murah ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek untuk menjaga kestabilan harga serta menjadi pengingat pentingnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

(*RS)

Berita Terkait

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap
Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan
FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54

SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35