SMKN Tunua Ikuti Simulasi TKA, Sesi Pertama Gagal Dilaksanakan

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SoE, Metrotimornews.id — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tunua, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), mengikuti simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang diselenggarakan selama dua hari, Senin–Selasa (27–28/10/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kesiapan dan kemampuan akademik siswa kelas XII.

Namun, pelaksanaan simulasi pada sesi pertama, Senin (27/10/2025), mengalami kendala teknis akibat gangguan server. Hal tersebut menyebabkan sesi pertama gagal dilaksanakan sesuai jadwal.

Proktor SMKN Tunua, Yuyun Miranti, menjelaskan bahwa permasalahan teknis ini menghambat pelaksanaan simulasi pada awal kegiatan.“Sesi pertama tidak bisa terlaksana karena gangguan server, dan akhirnya baru bisa terlaksana pada sesi kedua,” ujar Yuyun saat dikonfirmasi Metrotimornews.id.

Meski demikian, pihak sekolah bersama panitia penyelenggara tetap berupaya agar simulasi TKA dapat berjalan lancar pada sesi-sesi berikutnya. Sebagai langkah tindak lanjut, bagi siswa yang tidak sempat mengikuti sesi pertama, akan diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi ulang pada Rabu, 29 Oktober 2025.

“Kesempatan ini diberikan agar seluruh peserta bisa mengikuti simulasi tanpa ada yang tertinggal akibat gangguan teknis,” tambah Yuyun.

Diketahui, pelaksanaan simulasi TKA di SMKN Tunua dibagi dalam dua sesi dengan masing-masing tujuh siswa per sesi, karena jumlah peserta dari kelas XII yang mengikuti simulasi sebanyak 14 orang. Ujian ini menggunakan perangkat Chromebook sebagai media pelaksanaan.

Pada hari pertama, siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran umum, sementara hari kedua dijadwalkan untuk TKA mata pelajaran pilihan.

Dengan adanya simulasi ini, pihak sekolah berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik menghadapi ujian yang sesungguhnya di kemudian hari.

(Albert Baunsele / Metrotimornews.id)

Berita Terkait

Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen
Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap
Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:20

Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54

SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:43

Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35