KUPANG, METRO TIMORNEWS ID – 8 Februari 2026 – Estafet kepemimpinan dalam tubuh Perhimpunan Mahasiswa Kristen Protestan (PMKP) Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) resmi bergulir. Dalam suasana yang khidmat dan sarat akan makna persaudaraan, jajaran Badan Pengurus Baru masa bakti 2025-2026 resmi dilantik di Aula SD Swasta Generasi Bangsa Belo, Kupang.
Acara ini menjadi momentum krusial bagi regenerasi organisasi, dihadiri oleh Pelindung, Dewan Pembina, perwakilan dosen, perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), serta seluruh kader PMKP yang antusias menyongsong babak baru.
Simbolisme Kepemimpinan: Menjaga Api Tetap Menyala
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) hasil pemilihan demokratis, diikuti dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Pembina PMKP. Penyerahan simbol kepemimpinan menjadi puncak acara, menandai beralihnya tanggung jawab besar ke pundak pengurus baru.
Ricki Bili, Ketua Terdemisioner, dalam pidato perpisahan yang emosional menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh rekan seperjuangan.
“Kita telah melalui badai tantangan dan meraih berbagai prestasi bersama. Meski masa tugas saya berakhir, komitmen saya untuk organisasi ini tidak akan luntur. Saya percaya di bawah kepemimpinan baru, PMKP akan terbang lebih tinggi,” ujarnya optimistis.
Visi Satri Alunat: Sinergi dan Transformasi Spiritual
Ketua Umum PMKP-UMK yang baru terpilih, Satri Alunat, menggebrak lewat pidato perdananya yang inspiratif. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya tidak akan memulai dari titik nol, melainkan merawat warisan yang sudah ada.
“Terima kasih atas ‘api semangat’ yang telah dinyalakan oleh pengurus sebelumnya. Tugas kami adalah memastikan api ini tidak padam, melainkan semakin berkobar api persaudaraan, api pelayanan, dan api iman,” tegas Satri. Ia juga menekankan bahwa membangun relasi strategis dengan pihak universitas, gereja, dan lembaga masyarakat akan menjadi prioritas utama guna menciptakan dampak sosial yang nyata.
Apresiasi dan Dukungan Institusi
Keberadaan PMKP di lingkungan kampus Muhammadiyah menjadi potret indah toleransi dan inklusivitas pendidikan. Orienes Boimau, S.Pd., M.Hum., Gr., selaku Pelindung PMKP-UMK, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rektor UMK yang senantiasa memberi ruang bagi mahasiswa Kristen untuk bertumbuh.
“PMKP hadir untuk mengasah mental spiritual agar mahasiswa menjadi teladan yang berintegritas dan kreatif di era teknologi ini. Kami berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Kupang yang selalu mendukung rumah besar ini untuk terus berkembang,” ungkap Orienes.
Senada dengan itu, Frengki Kase, S.Pd., M.Pdk., Gr., mewakili Dewan Pembina, memuji dedikasi pengurus lama dan menantang pengurus baru untuk lebih adaptif dalam menghadapi dinamika kampus dan masyarakat.
Menyongsong Harapan Baru
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan titik awal bagi PMKP untuk menjadi wadah transformatif. Dengan semangat baru, badan pengurus periode 2025-2026 diharapkan mampu mencetak kader-kader yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi agen perubahan yang positif bagi bangsa dan sesama.
Reporter: Martin Knaufmone








