Di Tengah Ketakutan Gempa, YNS Hadir Bawa Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Di Manggarai

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FLORES, METRO TIMORNEWS.ID — Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya meninggalkan kerusakan, tetapi juga menyisakan rasa takut bagi masyarakat. Demi menghindari kemungkinan gempa susulan dan ancaman tsunami, banyak warga memilih meninggalkan rumah dan mendirikan camp pengungsian secara mandiri.

Sebagian warga bahkan memilih lokasi pengungsian di dataran yang lebih tinggi karena masih dihantui kekhawatiran terhadap keselamatan keluarga. Namun, di balik keputusan tersebut, para pengungsi kini menghadapi persoalan baru, yakni keterbatasan fasilitas dasar di lokasi pengungsian.

Camp darurat yang dibangun menggunakan tenda maupun terpal seadanya belum seluruhnya dilengkapi fasilitas MCK, air bersih, penerangan, sanitasi, dan tempat tidur yang layak. Kondisi tersebut membuat sebagian warga terpaksa buang air di sembarang tempat, termasuk di kawasan hutan.

Situasi ini berpotensi menimbulkan persoalan kebersihan dan kesehatan apabila tidak segera ditangani.

Di malam hari, para pengungsi juga harus bertahan dalam kondisi yang jauh dari nyaman. Mereka tidur berhari-hari di luar rumah dengan perlengkapan seadanya, menghadapi udara malam yang dingin, sementara persediaan selimut, makanan, air bersih dan fasilitas kesehatan masih terbatas.

Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap kesehatan sebagian warga. Karena itu, kebutuhan para pengungsi tidak berhenti pada bantuan makanan dan sembako. Mereka juga membutuhkan tenda yang layak, MCK darurat, air bersih, sanitasi, selimut, penerangan, obat-obatan serta pelayanan kesehatan.

Di tengah kondisi tersebut, Yayasan Yusinta Ningsih Sejahtera (YNS) memilih untuk hadir langsung di tengah masyarakat terdampak.

Bagi YNS, membantu korban gempa bukan sekadar membagikan sembako dan bantuan logistik. Kehadiran YNS juga diwujudkan melalui pengerahan tenaga medis dan obat-obatan untuk memberikan pemeriksaan serta pelayanan kesehatan kepada warga di sejumlah camp pengungsian.

Salah satu pelayanan kesehatan tersebut dilakukan pada Sabtu (22/8/2026) di Dusun Londang, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Dalam kegiatan tersebut, tim YNS memberikan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan kepada warga terdampak yang berada di lokasi pengungsian. Kehadiran tenaga medis di tengah situasi darurat menjadi bagian penting untuk membantu warga yang mulai mengalami berbagai keluhan kesehatan setelah beberapa hari bertahan di lokasi pengungsian.

Pelayanan kesehatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terdampak gempa bukan hanya bantuan pangan, tetapi juga perhatian terhadap kondisi kesehatan mereka selama berada dalam situasi tanggap darurat.

Kehadiran YNS menjadi bagian dari upaya untuk meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit sekaligus memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap mendapat perhatian.

“Kami ingin hadir untuk membantu meringankan beban, menjaga kesehatan, dan memberikan sedikit harapan bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit,” demikian semangat yang dibawa YNS dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Bagi para pengungsi, bantuan sekecil apa pun memiliki arti besar. Sebab, ketika rumah belum aman untuk ditempati dan malam harus dilalui di bawah tenda darurat, perhatian dan kepedulian menjadi kekuatan tersendiri untuk bertahan.

YNS berharap masyarakat terdampak gempa dapat terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, organisasi kemanusiaan, dunia usaha maupun masyarakat luas.

Kebutuhan pengungsi saat ini bukan hanya tentang apa yang dimakan hari ini, tetapi juga bagaimana mereka dapat bertahan hidup secara aman, sehat dan manusiawi selama masa tanggap darurat.

Semoga saudara-saudara kita di Flores diberikan kekuatan, kesehatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Bumi Flores mungkin sedang berduka, tetapi kepedulian tidak boleh berhenti.

YNS bersama Flores. Bersama membantu, bersama menjaga, dan bersama menghadirkan harapan.

DEPO MTID

Berita Terkait

Peserta Membludak di Seminar PilotX Flores Timur, Investasi Digital Jadi Sorotan
Tiga Siswa SMKN 2 Takari Usung Inovasi Manajemen Sampah di IoT NTT 2026
Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital
Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen
Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:36

Peserta Membludak di Seminar PilotX Flores Timur, Investasi Digital Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:24

Tiga Siswa SMKN 2 Takari Usung Inovasi Manajemen Sampah di IoT NTT 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:34

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:20

Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54

SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35