METROTIMORNEWS.ID-Destinasi kuliner baru hadir di Larantuka dengan konsep hangat dan ramah keluarga. Rumah Misol, yang digagas oleh Indah Lestari, menawarkan beragam sajian mulai dari mie, bakso, soto kikil, hingga lalapan, dalam suasana nyaman yang dapat dinikmati hingga malam hari.
Berlokasi di Jalan Bawah San Juan, Sarotari, Rumah Misol berdiri di atas lahan milik keluarga yang sebelumnya sempat terbengkalai selama tiga tahun. Awalnya, lahan tersebut direncanakan untuk kos-kosan atau homestay. Namun, Indah bersama keluarga melihat potensi lain yang lebih sesuai dengan kondisi dan keindahan lokasi.
Indah menuturkan, ide mendirikan rumah makan itu berawal dari kebiasaannya duduk santai di depan rumah pada sore hari sambil menikmati pemandangan laut dan kapal Pelni yang melintas. Dari situlah muncul gagasan untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi tempat makan yang bisa dinikmati masyarakat.
“Awalnya kami berpikir sederhana, mungkin cukup dengan bakso saja. Tapi kemudian berkembang, kenapa tidak sekalian menghadirkan menu lain seperti mie, soto kikil, dan lalapan,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Dari Lahan Terbengkalai ke Destinasi Kuliner
Konsep Rumah Misol tidak hanya berfokus pada makanan, tetapi juga suasana. Tempat ini dirancang sebagai ruang santai yang bisa menjadi rest area sekaligus destinasi wisata kuliner. Pengunjung dapat menikmati suasana sore hingga malam dengan pencahayaan lampu sederhana yang menghadirkan nuansa hangat dan romantis.
Rumah Misol buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WITA. Jam operasional tersebut sengaja dipilih untuk memberikan alternatif tempat bersantai pada malam hari, ketika sebagian besar warung makan di Larantuka sudah tutup.
Selain menu utama, Rumah Misol juga menyediakan nasi goreng, mie goreng, minuman hangat seperti air jahe, serta kopi asli yang dapat dinikmati bersama pisang goreng. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, sehingga bisa dinikmati berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga keluarga.
Harapan Menjadi Wajah Kuliner Larantuka
Indah berharap Rumah Misol dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk berani mengembangkan potensi usaha. Menurutnya, usaha kuliner harus mampu menghadirkan nilai tambah agar dapat bersaing.
“Kami ingin menampilkan sesuatu yang berbeda. Tidak hanya makanan, tapi juga suasana,” katanya.
Ke depan, ia juga membuka peluang untuk mengembangkan usaha tersebut menjadi homestay atau tempat wisata kecil, mengingat lokasinya yang strategis dengan pemandangan yang indah.
Kehadiran Rumah Misol pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Seorang pengunjung mengaku nyaman dengan suasana yang ditawarkan. “Tempatnya nyaman, makanannya enak, harganya terjangkau. Cocok untuk kumpul keluarga,” ujarnya.
Untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, Rumah Misol juga menyiapkan layanan Cash on Delivery (COD). Dengan semangat dan dukungan keluarga, Indah optimistis Rumah Misol dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari wajah kuliner Larantuka, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung.








