Larantuka, Metrotimornews.id — Anggota DPR Provinsi Nusa Tenggara Timur, Syaiful Sengaji, berharap ajang El Tari Memorial Cup (ETMC) 2026 tetap digelar di Kabupaten Flores Timur (Flotim). Ia menegaskan agar pemerintah daerah tidak lagi mengulang kegagalan dalam upaya menjadi tuan rumah.
“Saya harap Pemda Flotim jangan ada kata gagal lagi untuk yang kesekian kali. Momentum penting ini tidak akan datang berulang jika perhelatan akbar ETMC Oktober 2026 gagal digelar di Flores Timur,” ujar Syaiful kepada awak media di kediamannya, 20 Maret lalu.
Politikus PAN tersebut menilai penyelenggaraan ETMC akan membawa dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi daerah. Menurutnya, kehadiran kontingen dari seluruh kabupaten di Nusa Tenggara Timur akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Momentum ini pasti mendorong peningkatan ekonomi. Pemerintah harus berpikir untuk masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi. Nilai ekonomi akan tumbuh melalui sektor pariwisata dan aktivitas pendukung lainnya saat Flores Timur menjadi tuan rumah,” katanya.
Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI setempat untuk serius mempersiapkan diri. Syaiful menekankan bahwa daerah tersebut pernah memiliki reputasi besar dalam penyelenggaraan ajang olahraga.
“Flotim harus menunjukkan kepiawaiannya dalam perhelatan ETMC. Pemerintah daerah melalui Askab harus benar-benar memperjuangkan hal ini,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan, Kabupaten Flores Timur hingga kini belum dipastikan menjadi tuan rumah ETMC 2026. Pemerintah daerah masih menghadapi kendala anggaran yang cukup besar.
Pemkab Flotim tengah mencari alternatif pembiayaan di luar APBD setelah adanya pemangkasan dana transfer daerah sebesar Rp156 miliar. Kondisi ini sempat menghambat kesiapan daerah untuk menggelar ETMC ke-35 pada 2026.
Sebagai perbandingan, penyelenggaraan ETMC 2025 yang semula direncanakan di Kabupaten Ende dipindahkan ke Kota Kupang oleh Asprov PSSI NTT dengan pertimbangan situasi sosial-politik dan efisiensi anggaran.
Untuk 2026, Flores Timur tetap berkeinginan menjadi tuan rumah, namun masih membutuhkan kepastian pendanaan serta kesiapan infrastruktur. Hingga akhir 2025, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kesiapan tersebut.
Bahkan, dalam pembahasan Paripurna VI DPRD Kabupaten Flores Timur, tim panitia khusus (Pansus) belum memperoleh kepastian terkait status tuan rumah ETMC 2026 yang direncanakan berlangsung pada Oktober mendatang.
(Rita Senak)







