Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GUNUNGSITOLI, METRO TIMORNEWS.ID – Harapan masyarakat untuk memiliki akses penghubung yang lebih mudah dan aman perlahan mulai terwujud. Melalui Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diprakarsai Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, TNI terus hadir membangun infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Salah satu pembangunan tersebut adalah Jembatan Gantung Sungai Menaula yang berada di Desa Onozitoli Tabaloho, Dusun I, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Pembangunan jembatan sepanjang 42 meter itu terus dikebut oleh personel TNI bersama masyarakat. Hingga Kamis, 6 Agustus 2026, progres pembangunan telah mencapai 42 persen.

Jembatan tersebut dibangun untuk menghubungkan dua tepian Sungai Menaula yang selama ini menjadi salah satu kendala mobilitas masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil pertanian, akses anak-anak menuju sekolah, pelayanan kesehatan, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Memasuki tahapan pekerjaan berikutnya, personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pelangsiran material menuju tepi dekat dan tepi jauh. Selain itu, dilakukan pula pengecoran pondasi tiang angkur di bagian tepi jauh.

Pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Yon TP 905/TS, Yon TP 906/SLG, Yonzipur I/DD, Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli, para tukang, serta masyarakat setempat.

Semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan dalam mempercepat proses pembangunan jembatan yang diharapkan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Namun, pelaksanaan pembangunan di lapangan bukan tanpa kendala. Proses penggalian pondasi masih harus dilakukan secara manual karena ditemukan banyak batu berukuran besar di dalam tanah.

Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menentu juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ritme pekerjaan. Meski demikian, personel TNI dan masyarakat tetap berupaya maksimal dengan mengutamakan keselamatan kerja, kualitas konstruksi, serta ketepatan proses pembangunan.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Menaula merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi bagian penting dari semangat gotong royong yang terus dipelihara dalam pelaksanaan Program Bakti TNI untuk Rakyat.

“Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap tahapan pembangunan,” demikian disampaikan dalam keterangan Pendam I/BB.

Dengan rampungnya jembatan tersebut nantinya, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi hambatan akses akibat keberadaan Sungai Menaula.

Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik yang menghubungkan dua tepian, tetapi diharapkan menjadi jembatan harapan yang membuka akses lebih luas bagi pendidikan, kesehatan, pertanian, perdagangan, dan berbagai aktivitas masyarakat.

Pembangunan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga ikut mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui karya nyata di lapangan.

(Pendam I/BB)

Berita Terkait

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan
Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026
Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga
Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25

Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Berita Terbaru