OINLASI, METROTIMORNEWS.ID – Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak enam mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler resmi diterima Pemerintah Desa Anin, Kecamatan Oinlasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (5/8/2026).
Kehadiran para mahasiswa menandai dimulainya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam menghadirkan berbagai program edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi lokal yang diharapkan memberi dampak nyata bagi kemajuan Desa Anin.
Prosesi penerimaan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Acara dihadiri Sekretaris Desa Anin yang mewakili Pemerintah Desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta enam mahasiswa KKN Reguler yang dipimpin Ketua Kelompok, Satri Alunat.
Mahasiswa diserahkan secara resmi oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Nia Kurniati, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, Nia mengaku bangga dapat kembali mengabdi di Desa Anin, kampung halaman tempat dirinya dilahirkan dan dibesarkan.
Menurutnya, momen tersebut memiliki makna emosional karena menjadi kesempatan untuk berkontribusi membangun daerah asal melalui pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kembali ke kampung halaman dengan membawa mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat merupakan sebuah kebanggaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata,” ungkap Nia.
Ia menegaskan, Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Nia berharap mahasiswa KKN dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Desa Anin dalam mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan potensi lokal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Anin atas sambutan hangat yang diberikan kepada para mahasiswa. Menurutnya, sinergi antara kampus, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menyukseskan seluruh program KKN selama lima minggu ke depan.
Sebagai putri daerah Desa Anin, Nia berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan masa KKN sebagai ruang belajar yang sesungguhnya dengan membaur bersama masyarakat, menghormati adat dan budaya setempat, menjaga etika, serta selalu membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Kupang.
“Saya berharap KKN tahun ini mampu menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan. Ketika kampus, pemerintah desa, dan masyarakat bersinergi, akan lahir berbagai inovasi yang mendorong desa menjadi lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN Desa Anin, Satri Alunat, menyampaikan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Kupang dan Dosen Pembimbing Lapangan yang telah mempercayakan Desa Anin sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Menurut Satri, Desa Anin menjadi tempat yang tepat bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar langsung dari masyarakat melalui berbagai program yang inovatif dan solutif.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Desa Anin yang telah menerima mahasiswa dengan tangan terbuka dan memberikan ruang kolaborasi selama masa pengabdian.
“Kami berharap Pemerintah Desa Anin terus mendukung setiap program yang telah kami rancang sehingga seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Satri.
Selama lima minggu ke depan, enam mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang akan menjalankan berbagai program yang berfokus pada sosialisasi, edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan potensi desa melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif.
Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial, melahirkan inovasi, serta memperkuat semangat gotong royong bersama masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, Universitas Muhammadiyah Kupang bersama Pemerintah Desa Anin optimistis mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan menjadi energi baru dalam mendorong terwujudnya Desa Anin yang semakin maju, mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
Reporter: Yedit Nabuasa








