Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SoE, Metrotimornews. Id–Universitas Nusa Cendana Kupang melalui Prodi Biologi menggelar pendampingan kepada guru-guru MGMP Biologi Kecamatan Kota Soe. Kegiatan bertema pengelolaan limbah organik menjadi produk kompos ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kamis, 6 Agustus 2026.

Pendampingan menggunakan alat Tabolabale Drum Komposter, yaitu mesin pengolah sampah organik sistem tertutup yang dinilai lebih cepat dan tidak menimbulkan bau.

Kaprodi Biologi Universitas Nusa Cendana Kupang, Andam S. Ardan, kepada media ini usai pembukaan kegiatan,mengatakan kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap banyaknya limbah di lingkungan sekolah dan pasar.

“Kami dari latar belakang pendidikan biologi ingin membagi ilmu pengelolaan limbah ini. Ini selalu kami kembangkan karena kami lihat di sekolah-sekolah banyak limbah seperti daun dan juga sampah-sampah di pasar seperti sayur-sayuran yang tidak bisa digunakan,” tutur Andam kepada media.

Ia menjelaskan, sampah organik yang dibiarkan biasanya menimbulkan bau tidak sedap. Namun dengan mesin tertutup ini, baunya berkurang dan hasilnya bisa langsung dimanfaatkan.

“Jika dirubah jadi kompos maka baunya berkurang karena mesinnya tertutup rapat dan bisa menjadi produk yang bisa digunakan. Ini juga mengajarkan kita untuk recycling atau mengolah bahan yang tidak berguna menjadi berguna menggunakan alat,” jelasnya.

Tujuan utama kegiatan ini adalah agar guru-guru memiliki praktik baik dalam pembelajaran Biologi di sekolah terkait cara pengolahan limbah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah agar guru-guru memberikan praktik baik dalam pembelajaran biologi di sekolah terkait cara pengolahan limbah, baik di rumah yang tidak tertimbun begitu saja tetapi diolah menjadi pupuk kompos yang berguna. Dengan berharap agar limbah tidak berakhir jadi sampah melainkan bisa bermanfaat,” lanjut Andam.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMA Negeri 1 Soe, Aprianus Talan, yang mewakili Kepala Sekolah dalam pembukaan kegiatan, menyambut baik inisiatif tersebut.

“SMAN 1 Soe lokasinya sangat luas yang tentunya memiliki banyak limbah. Kiranya pola pengelolaan limbah ini bermanfaat bagi sekolah dalam mengurangi sampah. Pihaknya juga menyambut baik kegiatan yang positif,” ujar Aprianus.

Hal senada disampaikan Ketua MGMP Biologi Kota Soe, Erywati Naatonis. Ia mengapresiasi kepedulian Prodi Biologi UNDANA dan berharap kerja sama ini terus berlanjut.

“Kami sangat berterima kasih. Ilmu dan alat ini sangat membantu guru dalam praktik pembelajaran sekaligus mendukung program sekolah bersih. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus berlanjut,” kata Erywati.

Melalui pendampingan ini, para guru MGMP biologi tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung mengoperasikan mesin Tabolabale Drum Komposter dan mengolah limbah daun serta sisa sayuran menjadi kompos yang siap pakai.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung program-programdi sekolah dan menumbuhkan budaya memilah serta mengolah sampah organik di kalangan siswa dan masyarakat.(Albert Baunsele)

Berita Terkait

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang
Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia
Dosen IAKN Kupang Dorong Penyuluh Agama Kristen Hadir di Ruang Digital
Kejaksaan Jangan Menonton, Usut Dugaan Carut-Marut Pakan HMT Big Push Wulo Kolo
262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu
YNS Beauty Resmi Hadir di Kota Kupang, Tawarkan Beragam Perawatan Rambut
Usia 29 Tahun, Talita Tlonaen Raih Gelar Doktor di Wisuda Ke-X IAKN Kupang
Pantauan Media: Persema FC Tampil Gemilang, Dua Laga Berakhir Imbang

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:24

Dosen IAKN Kupang Dorong Penyuluh Agama Kristen Hadir di Ruang Digital

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:13

Kejaksaan Jangan Menonton, Usut Dugaan Carut-Marut Pakan HMT Big Push Wulo Kolo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:11

262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:51

Usia 29 Tahun, Talita Tlonaen Raih Gelar Doktor di Wisuda Ke-X IAKN Kupang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:38

Pantauan Media: Persema FC Tampil Gemilang, Dua Laga Berakhir Imbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:20

349 Lulusan IAKN Kupang Resmi Sandang Gelar, Gubernur NTT Tekankan Pengabdian dan Integritas

Berita Terbaru