KUPANG, METROTIMORNEWS.ID – Kesempatan menjadi bagian dari Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang kini tinggal menghitung jam. Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026 akan resmi ditutup pada Jumat, 7 Agustus 2026, sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian proses penerimaan mahasiswa baru tahun ini.
Bagi lulusan SMA, SMK, MA, maupun sederajat yang masih mencari perguruan tinggi negeri dengan biaya kuliah terjangkau dan kualitas pendidikan yang terus berkembang, inilah kesempatan terakhir untuk menentukan langkah menuju masa depan.
Sebagai satu-satunya perguruan tinggi Kristen negeri di wilayah Nusa Tenggara dan Bali, IAKN Kupang terus memperkuat perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memiliki kompetensi akademik, spiritual, dan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman.
Ketua Panitia PMB IAKN Kupang, Dr. Christofel Saetban, M.Pd.K., mengimbau masyarakat agar tidak melewatkan kesempatan yang hanya tersisa beberapa jam lagi.”Ini merupakan kesempatan terakhir penerimaan mahasiswa baru tahun ini. Kami mengajak seluruh lulusan SMA/SMK dan sederajat di Nusa Tenggara Timur maupun daerah lainnya untuk memanfaatkan kesempatan ini dan bergabung bersama IAKN Kupang,” ujarnya.
Menurutnya, IAKN Kupang tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter Kristiani, integritas, spiritualitas, serta kepemimpinan yang dibutuhkan dalam dunia kerja maupun pelayanan.
“Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter Kristiani yang kuat, mampu memimpin, melayani, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” tambahnya.
Pilihan Program Studi Semakin Beragam
IAKN Kupang menawarkan berbagai pilihan program studi yang tersebar pada tiga fakultas.
Di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) tersedia Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, Manajemen Pendidikan Kristen, Bimbingan dan Konseling Kristen, Pendidikan Seni Keagamaan, serta Pendidikan Penyuluh Agama.
Sementara Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen (FISKK) menghadirkan Program Studi Pastoral Konseling, Kepemimpinan Kristen, Sosiologi Agama, Misiologi, dan Psikologi Kristen yang semakin diminati karena memiliki prospek luas di bidang pendidikan, pelayanan, hingga pembangunan masyarakat.
Bagi calon mahasiswa yang memiliki minat di bidang seni, Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) membuka Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan, Musik Gerejawi, dan Pendidikan Musik Gereja.
Selain jenjang sarjana, IAKN Kupang juga menyediakan pendidikan lanjutan melalui Program Pascasarjana, yakni Magister (S2) Pendidikan Agama Kristen serta Program Doktor (S3) Teologi.
UKT Terjangkau, Mutu Pendidikan Terus Ditingkatkan
Salah satu keunggulan IAKN Kupang adalah biaya pendidikan yang relatif terjangkau tanpa mengurangi kualitas layanan akademik.
Untuk Program Sarjana (S1), Uang Kuliah Tunggal (UKT) berkisar antara Rp900.000 hingga Rp1.500.000 per semester, sesuai kategori yang ditetapkan.
Sementara Program Magister (S2) dikenakan biaya Rp3.750.000 per semester, sedangkan Program Doktor (S3) sebesar Rp5.000.000 per semester.
Dengan biaya tersebut, mahasiswa memperoleh layanan pendidikan yang didukung tenaga dosen profesional, kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, lingkungan akademik yang kondusif, serta berbagai program pengembangan karakter dan kepemimpinan.
Hari Terakhir Pendaftaran
Panitia PMB kembali mengingatkan bahwa 7 Agustus 2026 merupakan hari terakhir pendaftaran mahasiswa baru. Setelah batas waktu tersebut berakhir, seluruh proses penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 resmi ditutup.
Karena itu, masyarakat yang masih berkeinginan melanjutkan pendidikan tinggi di IAKN Kupang diharapkan segera melengkapi seluruh persyaratan dan melakukan pendaftaran sebelum waktu yang ditentukan.
Jangan sampai kesempatan ini berlalu. Bergabunglah bersama IAKN Kupang dan wujudkan masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai Kristiani. (red)








