SUMBA TIMUR, METRO TIMORNEWS.ID- Pada Senin, 20 April 2026 Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMAK Negeri Sumba Timur dengan mengusung tema “Penguatan Profesionalisme Guru melalui Pembelajaran Beretika, Evaluasi Autentik, dan Kolaborasi Sekolah Keluarga dalam Kerangka Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan.”
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Hasanuddin Manurung, M. Pd.K dan Dr. Anita Hege Udju, M. Pd., yang memberikan penguatan materi kepada para peserta secara kontekstual dan aplikatif.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam memperkuat kapasitas profesional guru di lingkungan sekolah menengah keagamaan. PKM ini diikuti oleh para guru SMAK Negeri Sumba Timur yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung secara interaktif dan reflektif.
Ketua tim PKM, Doni Ariani Leowandri Liu, M. Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini yang menuntut guru tidak hanya kompeten secara pedagogis, tetapi juga memiliki kepekaan etis, kemampuan melakukan penilaian yang autentik, serta keterampilan membangun kolaborasi yang efektif dengan keluarga peserta didik. Materi yang diberikan disajikan secara terintegrasi, menekankan pentingnya pembelajaran yang berlandaskan etika, penilaian yang bermakna, serta sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik. Oleh karena itu, penguatan profesionalisme harus dilakukan secara holistik, termasuk dalam aspek etika, penilaian yang bermakna, dan kerja sama dengan orang tua,” ujar Doni Ariani Leowandri Liu yang akrab disapa Doni.
Kepala SMAK Negeri Sumba Timur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan PKM ini. Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat relevan dan memberikan wawasan baru bagi para guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. “Kegiatan ini memberikan penguatan yang sangat dibutuhkan oleh para guru dalam menghadapi dinamika pendidikan saat ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam praktik pembelajaran sehari-hari, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Kegiatan PKM ini juga menjadi bagian dari komitmen IAKN Kupang dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan di daerah.
Reporter: Martin Knaufmone








