WAINGAPU, METRO TIMORNEWS.ID – Upaya mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Kabupaten Sumba Timur terus dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Sumba Timur. Salah satunya dengan memperkuat pengawasan jalur transportasi udara melalui sinergi bersama pihak Bandara Umbu Mehang Kunda (UMK) Waingapu.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, patroli gabungan, serta pengawasan bersama terhadap mobilitas penumpang dan barang bawaan di area Bandara UMK Waingapu, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata, S.H., bersama Kepala Bandara UMK Waingapu, I Made Sutamayasa, yang didampingi jajaran staf manajemen bandara.
Kegiatan yang berlangsung di area keberangkatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga wilayah Sumba Timur sebagai “Tanah Marapu Bersih Narkoba.”
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur mengatakan, bandara merupakan salah satu pintu masuk yang berpotensi dimanfaatkan jaringan peredaran narkoba untuk memasukkan barang terlarang ke suatu wilayah.
Karena itu, menurutnya, pengawasan perlu diperkuat sejak dari pintu masuk agar celah bagi jaringan pengedar maupun kurir narkoba dapat ditutup sedini mungkin.
“Bandara ini titik vital. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan menggandeng pihak bandara, kami ingin memastikan tidak ada ruang sedikit pun bagi pengedar dan kurir narkoba masuk ke Sumba Timur,” tegas Iptu I Gede Putu Parwata.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur bersama petugas Bandara UMK Waingapu melakukan monitoring dan pemeriksaan secara acak terhadap barang bawaan penumpang.
Selain pengawasan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada karyawan bandara maupun calon penumpang mengenai berbagai modus yang dapat digunakan jaringan narkoba dalam menyelundupkan barang terlarang melalui jalur transportasi udara.
Sejumlah spanduk imbauan juga dipasang di titik-titik strategis sebagai bentuk edukasi dan pencegahan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bandara UMK Waingapu, I Made Sutamayasa, mengapresiasi langkah yang dilakukan Polres Sumba Timur dalam memperkuat pengawasan bersama di lingkungan bandara.
Ia menegaskan pihaknya siap mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba dengan memperketat pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) keamanan di lingkungan bandara.
“Kami berkomitmen menjadi garda terdepan. Jika ditemukan hal mencurigakan, kami akan langsung berkoordinasi dengan Sat Resnarkoba,” ujarnya.
Melalui sinergi tersebut, Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur berharap pengawasan terhadap jalur udara di Bandara UMK Waingapu semakin maksimal.
Masyarakat juga diimbau untuk ikut berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba dengan melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Kolaborasi antara aparat kepolisian dan pengelola bandara diharapkan mampu mempersempit ruang gerak jaringan narkoba sekaligus menjaga Sumba Timur tetap aman dari ancaman peredaran narkotika.
Bersama, wujudkan Tanah Marapu Bersih Narkoba.
(MTN)







