SANTIAN, METRO TIMORNEWS.ID — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kecamatan Santian, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Berbagai kegiatan digelar untuk menyemarakkan momentum kemerdekaan, salah satunya Malam Pentas Seni Kecamatan Santian yang menghadirkan beragam kreativitas dan bakat generasi muda, khususnya para pelajar.
Malam pentas seni tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni serta budaya bangsa.
Sejumlah perlombaan turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya lomba baca puisi, solo vokal, dan fashion show yang diperuntukkan bagi kategori pelajar. Para peserta tampil penuh semangat dengan membawa karakter dan kreativitas masing-masing.
Ketua Panitia, Imanuel Banamtuan, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menggali dan mengembangkan potensi generasi muda di Kecamatan Santian.
Menurutnya, melalui kegiatan seni, para pelajar diberikan kesempatan untuk berani tampil di depan umum, mengembangkan bakat, serta membangun semangat persatuan dalam suasana peringatan kemerdekaan.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak kita untuk menunjukkan bakat dan kreativitas. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, generasi muda semakin percaya diri, mencintai seni dan budaya, serta memiliki semangat nasionalisme,” ujar Imanuel.
Sementara itu, Camat Santian, Yohanis Y. P. Benu, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, orang tua, sekolah, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai kegiatan pentas seni merupakan bagian penting dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI sekaligus menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas.
“Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga harus diisi dengan kegiatan-kegiatan positif. Pentas seni ini menjadi salah satu cara kita memberikan ruang kepada anak-anak untuk berkarya, berkreasi, dan menunjukkan potensi yang mereka miliki,” ungkapnya.
Camat Santian juga berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut dapat terus dipelihara. Menurutnya, peringatan HUT RI harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana, Nahum Balla Nokas, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman positif kepada para peserta, terutama generasi muda.
Ia mengatakan, antusiasme peserta menjadi salah satu bukti bahwa pelajar di Kecamatan Santian memiliki potensi besar yang perlu terus diberikan ruang untuk berkembang.
“Kami ingin kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana anak-anak berani tampil, belajar, berkarya, dan menikmati prosesnya. Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan bakat,” kata Nahum.
Suasana malam pentas seni semakin meriah ketika para peserta tampil silih berganti. Pembacaan puisi menghadirkan pesan-pesan perjuangan dan nasionalisme, solo vokal menghibur masyarakat dengan berbagai pilihan lagu, sementara fashion show menampilkan kreativitas dan keberanian para pelajar dalam berbusana.
Malam Pentas Seni Kecamatan Santian akhirnya menjadi lebih dari sekadar hiburan. Kegiatan ini menjadi panggung bagi generasi muda untuk menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui karya, kreativitas, keberanian, dan prestasi.
Dengan semangat “Kemerdekaan dalam Karya, Persatuan dalam Kebersamaan”, masyarakat Kecamatan Santian diharapkan terus menjaga semangat gotong royong dan memberikan dukungan kepada generasi muda untuk menjadi generasi yang kreatif, percaya diri, berprestasi, dan mencintai Indonesia.
(TIM MTID)







