Diterjang Angin dan Arus Ganas Florata, TNI AL Larantuka–Relawan BERGUNA Selamatkan Yacht Australia yang Hanyut

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METROTIMORNEWS.ID | Larantuka, Flores Timur—Laut Florata kembali memperlihatkan keganasannya. Di tengah terpaan angin kencang dan arus laut yang deras, tim gabungan Pos TNI AL Larantuka bersama Relawan BERGUNA (Bergiat Untuk Nusa) berhasil menyelamatkan sebuah kapal yacht berbendera Australia yang hanyut setelah terseret arus saat sedang lego jangkar di perairan Balela, Kamis (20/8/2026).

Operasi penyelamatan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam itu menjadi momen menegangkan sekaligus bukti nyata sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam menjaga keselamatan di laut.

Kepanikan Pecah di Perairan Balela

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WITA. Sebuah yacht milik warga negara Australia tiba-tiba terlepas dari posisi labuhnya setelah diterjang angin dan arus yang kuat. Kapal bergerak tanpa kendali menuju arah barat laut, mengarah ke perairan Lewolere.

Beruntung, kejadian tersebut lebih dulu dipantau oleh relawan BERGUNA yang sedang berada di sekitar lokasi. Laporan segera diteruskan kepada Tim Induk BERGUNA dan kemudian disampaikan ke Pos Angkatan Laut Larantuka untuk mendapatkan respons cepat.

“Begitu menerima informasi, personel Pos AL bersama empat relawan BERGUNA langsung bergerak menggunakan satu perahu nelayan mengejar kapal yang hanyut,” ungkap salah seorang relawan di lokasi.

Berpacu dengan Ombak Selama Tiga Jam

Tim gabungan harus membelah gelombang Laut Florata yang dikenal memiliki arus kuat dan berubah cepat. Setelah berhasil mendekati yacht, mereka menemukan penyebab utama kapal hanyut: tali jangkar yang digunakan terlalu pendek sehingga tidak mampu menahan dorongan angin dan arus.

Dengan sigap, tim memasang tali jangkar tambahan untuk menghentikan laju kapal. Setelah kondisi dinyatakan aman, yacht kemudian dikemudikan kembali menuju perairan Balela dan berhasil berlabuh dengan selamat sekitar pukul 11.00 WITA.

Pemilik Yacht: “Terima Kasih TNI AL dan BERGUNA”

Pemilik kapal, Gerald, warga negara Australia, mengaku meninggalkan kapalnya hanya sebentar untuk membeli bahan bakar dan kebutuhan logistik di pasar.

Saat kembali, ia mendapati kapal miliknya sudah hanyut jauh dari lokasi semula.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI AL dan Tim BERGUNA. Tindakan cepat mereka telah menyelamatkan perahu saya,” ujar Gerald dengan penuh syukur.

Gerald bersama istrinya dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju Kupang sebelum kembali ke Australia.

TNI AL: Selalu Siap Membantu

Babinpotmar Posmat Larantuka, Kopral Laut Onno Towa, menegaskan bahwa TNI AL akan selalu merespons setiap laporan masyarakat terkait kejadian darurat di laut.“Anggota TNI AL selalu siap menindaklanjuti laporan warga terkait kejadian di laut. Selama masih bisa, kami siap membantu,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh nakhoda dan awak kapal agar minimal satu orang tetap berada di atas kapal saat kapal sedang labuh jangkar, sehingga pergerakan kapal dapat terus dipantau apabila terjadi perubahan cuaca atau arus.

BERGUNA Dorong Titik Labuh yang Aman di Larantuka

Ketua Perkumpulan BERGUNA, Rofinus Monteiro, menyebut insiden ini menjadi pengingat penting bahwa Larantuka sebagai kota pelabuhan bersejarah masih membutuhkan sistem titik labuh yang lebih terkoordinasi.

Menurutnya, penyelamatan yacht Australia ini merupakan evakuasi kelima yang dilakukan Tim BERGUNA dalam rekam jejak kegiatan keselamatan laut mereka.“Kami telah mengidentifikasi sejumlah titik labuh tambat yang aman bagi kapal kecil hingga sedang yang singgah di Laut Larantuka. Ke depan kami berharap ada sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, TNI AL, dan komunitas maritim,” kata Rofinus.

Ia berharap Larantuka dapat berkembang menjadi pelabuhan transit yang ramah dan aman bagi pelaut nusantara maupun mancanegara.

Sinergi Menjadi Jangkar Terkuat

Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan bahwa keselamatan di laut tidak hanya bergantung pada teknologi atau armada, tetapi juga pada kecepatan respons, kepedulian masyarakat, dan kolaborasi lintas lembaga.

Di tengah ganasnya angin dan arus Laut Florata, sinergi antara Relawan BERGUNA dan TNI AL Larantuka sekali lagi menjadi jangkar terkuat yang mampu menahan datangnya bencana.

Narahubung Media Penulis: Andika (Relawan BERGUNA) Perkumpulan BERGUNA ☎️ 0813-8206-2229 📧 Kitaberguna@gmail.com

Berita Terkait

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital
Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen
Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:34

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:20

Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:43

Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35