Dari Tuabolok, Mimpi Anak-Anak Rote Mulai Tumbuh Lewat Rote Mengajar 2026

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ROTE NDAO, METRO TIMORNES.ID — Sebuah mimpi besar sering kali bermula dari hal sederhana: sebuah pertanyaan tentang cita-cita, keberanian untuk berbicara, dan kehadiran seseorang yang bersedia mendengarkan.

Semangat itulah yang hadir di SD Negeri Tuabolok, Kabupaten Rote Ndao, Senin (24/8/2026), melalui rangkaian kegiatan Rote Mengajar 2026. Para siswa tidak hanya diajak belajar, tetapi juga didorong untuk mengenal potensi diri, berani bermimpi, dan mulai memikirkan masa depan sejak usia dini.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Rote Mengajar 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Minggu (23/8/2026) hingga Selasa (25/8/2026).

Di SD Negeri Tuabolok, kegiatan menghadirkan lima relawan pengajar, yakni Dr. James K. Lika, S.Pd., M.Pd., Lodia Amelia Banik, M.Hum., Riny Pujiyanti, S.Kep., Ns., M.Kep., AIPTU Anam Nurcahyo, S.IP., dan Henson Dillak, S.Ars.

Kegiatan turut mendapat dukungan dari Yastri Hastriani Mauboy, S.Psi., sebagai relawan dokumentasi.

Para relawan mengemas pembelajaran dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan. Siswa diajak bermain, menjawab pertanyaan, berkomunikasi, serta berani menyampaikan pendapat di depan teman-temannya.

Suasana semakin menarik ketika para relawan mengajak siswa mengenal berbagai profesi dan berbicara tentang cita-cita.

Dokter, guru, polisi, pilot, pemadam kebakaran hingga pemain sepak bola menjadi beberapa profesi yang diperkenalkan kepada para siswa.

Anak-anak kemudian diberikan kesempatan untuk menyampaikan cita-cita mereka masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa cita-cita bukan sekadar sebuah keinginan yang diucapkan, tetapi membutuhkan proses dan persiapan sejak dini.

Kebiasaan belajar, kedisiplinan, keberanian, kerja keras dan pantang menyerah menjadi bagian penting yang perlu dibangun untuk mencapai cita-cita.

Kehadiran para relawan dengan latar belakang pendidikan dan profesi yang beragam juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para siswa.

Mereka tidak hanya mendapatkan pembelajaran dari buku dan ruang kelas, tetapi juga berkesempatan berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki pengalaman serta profesi berbeda.

Kepala SD Negeri Tuabolok, Selfiana Adu, S.Pd., menyambut baik kehadiran para relawan.

Menurutnya, kegiatan Rote Mengajar memberikan pengalaman dan inspirasi baru, bukan hanya bagi siswa, tetapi juga bagi pihak sekolah.

“Saya berterima kasih kepada para relawan yang telah hadir dan memilih sekolah kami sebagai bagian dari kegiatan Rote Mengajar. Selama para relawan berada di sekolah, kami mendapatkan banyak inspirasi, baik dalam hal mendidik, memimpin, maupun mengajar anak-anak. Kehadiran mereka memberikan motivasi agar anak-anak kami dapat berkembang menjadi lebih baik dan apa yang disampaikan oleh para relawan dapat mereka capai dengan baik,” ujar Selfiana Adu.

Menurutnya, kehadiran relawan menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memperluas wawasan sekaligus membangun keberanian dalam mengenali potensi dan menentukan arah masa depan.

Menariknya, Rote Mengajar 2026 di SD Negeri Tuabolok tidak hanya berfokus pada siswa.

Para orang tua turut mendapatkan pembekalan melalui sesi Mindful Parenting dengan tema “Mengasuh dengan Hati, Mendampingi dengan Empati.”

Sesi tersebut menjadi ruang bagi para orang tua untuk merefleksikan kembali pentingnya kehadiran, perhatian, komunikasi dan empati dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Orang tua diajak memahami bahwa mendidik anak bukan hanya soal memberikan arahan atau menentukan apa yang harus dilakukan.

Lebih dari itu, orang tua juga perlu belajar mendengarkan, memahami perasaan anak dan hadir secara penuh dalam proses pertumbuhan mereka.

Pesan ini menjadi penting karena pendidikan anak tidak hanya berlangsung di sekolah. Keluarga merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar mengenal nilai, membangun kepercayaan diri, berkomunikasi dan memahami kehidupan.

Selfiana berharap program Rote Mengajar tidak berhenti pada pelaksanaan tahun 2026, tetapi dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan anak-anak di SD Negeri Tuabolok.

“Saya berharap program ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat terus berlanjut demi kemajuan dan masa depan anak-anak kami,” tambahnya.

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Para siswa aktif mengikuti pembelajaran dan permainan, sementara para orang tua mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berefleksi mengenai peran mereka dalam mendampingi anak.

Kehadiran Rote Mengajar 2026 di SD Negeri Tuabolok akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan mengajar.

Kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan antara relawan, siswa dan orang tua untuk bersama-sama membangun semangat belajar, keberanian bermimpi serta pola pendampingan anak yang lebih penuh kasih dan empati.

Dengan semangat “Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi,” para relawan berharap pengalaman yang dibagikan dapat terus hidup dalam keseharian anak-anak dan orang tua di SD Negeri Tuabolok.

Sebab, sebuah cita-cita bisa bermula dari satu pertanyaan sederhana di ruang kelas.

Dan sebuah perubahan dalam keluarga bisa dimulai dari satu hati yang bersedia mendengar, memahami dan mendampingi.

Dari Tuabolok, mimpi itu mulai dinyalakan. Dari ruang kelas sederhana, harapan tentang masa depan anak-anak Rote terus ditumbuhkan.

(Martin Knaufmone)

Berita Terkait

Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi
Partai Perindo Gelar Sidang Perdana Penyelesaian Perselisihan Internal, Anggota DPRD Flores Timur Ajukan Keberatan
Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning
Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT
Anas CUP I Memasuki 8 Besar, Oeleu Family Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lebah Hijau
IAKN Kupang Sambut 1.221 Mahasiswa Baru, Dipersiapkan Jadi Generasi Berkarakter dan Berdampak bagi Masyarakat
Mahasiswa KKN UMKOE Kota Lama Edukasi Siswa SD tentang Pentingnya Menabung Sejak Dini
Gunung Api Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada dan Patuhi Rekomendasi PVMBG

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35

Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:48

Partai Perindo Gelar Sidang Perdana Penyelesaian Perselisihan Internal, Anggota DPRD Flores Timur Ajukan Keberatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:30

Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:10

Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:37

IAKN Kupang Sambut 1.221 Mahasiswa Baru, Dipersiapkan Jadi Generasi Berkarakter dan Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09

Mahasiswa KKN UMKOE Kota Lama Edukasi Siswa SD tentang Pentingnya Menabung Sejak Dini

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:06

Gunung Api Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada dan Patuhi Rekomendasi PVMBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:15

21 Tim Futsal SMA/SMK Adu Skill di Fides Cup 2026 SMA FQI Kefamenanu

Berita Terbaru

Daerah

Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Jumat, 28 Agu 2026 - 16:10