Guru ASN Menahan Napas, SKTP 27–31 Oktober Tak Kunjung Cair! Ada Apa Sebenarnya?

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru ASN dalam ilustrasi ini menggambarkan kondisi ribuan guru yang tengah

Guru ASN dalam ilustrasi ini menggambarkan kondisi ribuan guru yang tengah "menahan napas" karena menanti cairnya SKTP periode 27-31 Oktober 2024. Keterlambatan ini menimbulkan pertanyaan besar: Ada apa dengan mekanisme pencairan tunjangan profesi guru? Mari kawal bersama! #AksiGuru #GajiGuru

 

Jakarta, METROTIMORNEWS. Id–Puluhan ribu guru Aparatur Sipil Negara (ASN) tengah menghadapi ketidakpastian finansial akibat belum cairnya Surat Keterangan Tunjangan Profesi (SKTP) periode 27–31 Oktober 2025. Para guru pun “menahan napas”, menunggu kejelasan kapan hak mereka akan diterima.

Sejumlah guru menyatakan, keterlambatan ini berdampak langsung pada perencanaan keuangan pribadi dan keluarga, terutama bagi mereka yang menggantungkan tunjangan sebagai sumber penghasilan utama. “Setiap bulan kami mengandalkan SKTP untuk kebutuhan rumah tangga. Hingga kini belum ada kepastian kapan dana itu masuk,” ujar Siti Rahmawati, guru SD di Jakarta Selatan.

Guru ASN dalam ilustrasi ini menggambarkan kondisi ribuan guru yang tengah “menahan napas” karena menanti cairnya SKTP periode 27-31 Oktober 2024. Keterlambatan ini menimbulkan pertanyaan besar: Ada apa dengan mekanisme pencairan tunjangan profesi guru? Mari kawal bersama! #AksiGuru #GajiGuru

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengonfirmasi adanya keterlambatan, namun belum memberikan kepastian tanggal pencairan. Sumber internal menyebut, kendala teknis dalam sistem verifikasi data guru menjadi penyebab utama tertundanya SKTP.

Selain itu, beberapa guru menyoroti prosedur administratif yang dianggap berbelit-belit. “Sistem masih sangat manual di beberapa daerah. Data kami sudah benar, tapi tetap saja terkendala proses verifikasi,” keluh Ahmad Fauzi, guru SMA di Yogyakarta.

Pakar pendidikan menilai, keterlambatan ini bisa menurunkan motivasi guru jika dibiarkan berlarut-larut. “Tunjangan profesi adalah bagian dari penghargaan terhadap guru. Ketika hak itu tertunda, ada dampak psikologis dan kinerja yang ikut terdampak,” kata Prof. Budi Santoso, ahli manajemen pendidikan.

Kemendikbudristek berjanji akan mempercepat proses pencairan SKTP dan memastikan seluruh guru menerima haknya secepat mungkin. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian tanggal pasti pencairan untuk periode 27–31 Oktober 2025.

Para guru ASN pun terus menunggu dengan sabar, berharap pemerintah segera memberikan kejelasan. Hingga saat itu, “menahan napas” seolah menjadi rutinitas baru mereka.

Sumber ; google

Berita Terkait

Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang
Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia
Dosen IAKN Kupang Dorong Penyuluh Agama Kristen Hadir di Ruang Digital
Kejaksaan Jangan Menonton, Usut Dugaan Carut-Marut Pakan HMT Big Push Wulo Kolo
262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu
YNS Beauty Resmi Hadir di Kota Kupang, Tawarkan Beragam Perawatan Rambut

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:39

Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:24

Dosen IAKN Kupang Dorong Penyuluh Agama Kristen Hadir di Ruang Digital

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:11

262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:58

YNS Beauty Resmi Hadir di Kota Kupang, Tawarkan Beragam Perawatan Rambut

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:51

Usia 29 Tahun, Talita Tlonaen Raih Gelar Doktor di Wisuda Ke-X IAKN Kupang

Berita Terbaru