Upah Nakes dan Guru PAUD Terancam Macet, Dana Desa Tahap II Belum Cair

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PMD Flores Timur Paulus Petala Kaha

Kadis PMD Flores Timur Paulus Petala Kaha

LARANTUKA,METROTIMORNEWS.ID
Puluhan tenaga kesehatan (nakes), guru PAUD, serta kader desa di Kabupaten Flores Timur, NTT, terancam tidak menerima hak pembayaran mereka. Kondisi ini terjadi setelah alokasi Dana Desa tahap II kategori non-earmark untuk 93 desa belum dicairkan, bahkan diduga kuat telah dihentikan oleh pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Flores Timur, Paulus Petala Kaha, yang memastikan bahwa pencairan dana desa kategori non-earmark terhenti akibat edaran PMK 81 Tahun 2025, sebagai perubahan atas PMK 108 Tahun 2024.

Dampak: Pemerintah Desa Gagal Bayar Honor Nakes dan Guru PAUD

Menurut Paulus—yang akrab disapa Alfi Kaha—penghentian dana non-earmark ini membuat 93 desa di Flores Timur tidak bisa mengeksekusi sejumlah belanja yang telah ditetapkan dalam APBDes 2025, termasuk kegiatan pembangunan dan pembayaran honor tenaga pendukung layanan dasar masyarakat.“Dana desa tahap II non-earmark yang tidak disalurkan membuat pemerintah desa gagal bayar, baik dalam bentuk utang belanja maupun hak masyarakat seperti honor guru PAUD, tenaga kesehatan, kader posyandu, kader PKM, dan lainnya,”ujar Alfi Kaha kepada Metrotimornews.id, Senin (2/12/2025) di ruang kerjanya.

Skema Dana Desa 2025: Earmark dan Non-Earmark

Paulus kemudian menjelaskan bahwa Dana Desa Tahun Anggaran 2025, sesuai PMK 108/2024, terbagi dalam dua kategori:

  1. Earmark
    Dana yang penggunaannya telah ditentukan pemerintah pusat, seperti ketahanan pangan dan BLT.
  2. Non-Earmark
    Dana yang penggunaannya diserahkan kepada pemerintah desa, termasuk untuk pembangunan dan pembayaran honor tenaga layanan dasar.

Ia menjelaskan bahwa Dana Desa tahap I, baik earmark maupun non-earmark, telah disalurkan 100 persen untuk seluruh desa di Flores Timur. Begitu pula Dana Desa tahap II kategori earmark, yang juga telah cair sepenuhnya.

Namun untuk kategori non-earmark, hanya 196 desa yang menerima pencairan, sementara 93 desa lainnya tidak memperoleh dana tersebut.

Paulus menegaskan bahwa penghentian dana non-earmark tahap II bukan hanya terjadi di Flores Timur, tetapi merupakan kebijakan nasional.“Kondisi ini berlaku secara nasional. Akhirnya terjadi gagal bayar belanja program, baik kegiatan yang sudah dilaksanakan maupun yang belum,” jelasnya.

Dengan kebijakan ini, desa-desa terdampak kini menghadapi tekanan serius, terutama terkait hak masyarakat yang bergantung pada dana desa sebagai sumber pendapatan, seperti guru PAUD, nakes, dan kader desa.

Situasi ini memicu kekhawatiran di berbagai desa di Flores Timur. Pemerintah daerah berharap pemerintah pusat segera memberikan solusi agar layanan dasar masyarakat dan proses pembangunan desa tidak terhambat serta hak-hak tenaga layanan publik tetap terpenuhi.

(*RS)

Berita Terkait

Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT
Anas CUP I Memasuki 8 Besar, Oeleu Family Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lebah Hijau
IAKN Kupang Sambut 1.221 Mahasiswa Baru, Dipersiapkan Jadi Generasi Berkarakter dan Berdampak bagi Masyarakat
Mahasiswa KKN UMKOE Kota Lama Edukasi Siswa SD tentang Pentingnya Menabung Sejak Dini
Gunung Api Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada dan Patuhi Rekomendasi PVMBG
21 Tim Futsal SMA/SMK Adu Skill di Fides Cup 2026 SMA FQI Kefamenanu
Runtuh Sebelum Matahari Seutuhnya Terlihat Di Flores
Manufui Cup 2026 Resmi Dibuka, PBVSI NTT Berburu Bibit Atlet Masa Depan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:10

Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:15

Anas CUP I Memasuki 8 Besar, Oeleu Family Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lebah Hijau

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:37

IAKN Kupang Sambut 1.221 Mahasiswa Baru, Dipersiapkan Jadi Generasi Berkarakter dan Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09

Mahasiswa KKN UMKOE Kota Lama Edukasi Siswa SD tentang Pentingnya Menabung Sejak Dini

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:15

21 Tim Futsal SMA/SMK Adu Skill di Fides Cup 2026 SMA FQI Kefamenanu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:58

Runtuh Sebelum Matahari Seutuhnya Terlihat Di Flores

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:31

Manufui Cup 2026 Resmi Dibuka, PBVSI NTT Berburu Bibit Atlet Masa Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:01

Simposium Ilmiah FKIPK IAKN Kupang Dorong Mahasiswa Integrasikan Iman dan Ilmu

Berita Terbaru

Daerah

Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Jumat, 28 Agu 2026 - 16:10