Jadwal Wings Air Kupang–Larantuka Dibatalkan, Erupsi Dua Gunung Api Ganggu Penerbangan

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUPANG, METROTIMORNEWS.ID – Aktivitas erupsi dua gunung api di Nusa Tenggara Timur berdampak pada operasional penerbangan rute Kupang–Larantuka. Dua jadwal penerbangan Wings Air pada Sabtu (11/7/2026) resmi dibatalkan setelah sebelumnya mengalami penundaan (delay).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Bandara El Tari Kupang, penerbangan pertama yang dijadwalkan berangkat pukul 09.25 Wita sempat mengalami penundaan selama kurang lebih dua jam. Para penumpang kemudian berharap penerbangan tersebut akan digabung atau dipindahkan ke jadwal berikutnya pada pukul 11.00 Wita.

Namun, harapan itu pupus setelah pihak maskapai mengumumkan bahwa kedua penerbangan tujuan Kupang–Larantuka, masing-masing pukul 09.25 Wita dan 11.00 Wita, resmi dibatalkan.

Salah seorang penumpang mengaku kecewa karena telah menunggu cukup lama di bandara sebelum menerima pengumuman pembatalan.

“Kami menunggu sejak pagi. Awalnya penerbangan hanya delay sekitar dua jam. Kami pikir akan dipindahkan ke penerbangan pukul 11.00, tetapi ternyata kedua jadwal itu sama-sama dibatalkan,” ungkapnya.

Menurutnya, hingga saat ini para penumpang masih menunggu kepastian dari pihak maskapai terkait jadwal penerbangan pengganti maupun proses penjadwalan ulang (reschedule).

“Kami masih menunggu informasi kapan kami bisa diterbangkan ke Larantuka. Sampai sekarang belum ada kepastian mengenai jadwal pengganti,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Wings Air belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme pemindahan jadwal maupun waktu keberangkatan pengganti bagi para penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pembatalan penerbangan tersebut dilakukan sebagai dampak aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata dan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur. Erupsi kedua gunung api tersebut menyebabkan sebaran abu vulkanik yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan, sehingga operasional sejumlah rute udara di wilayah Nusa Tenggara Timur terpaksa dihentikan sementara.

 

Berita Terkait

Dobrak Standar Bintang Lima, NIHI Rote Padukan Kemewahan dan Misi Sosial
Pemkab Rote Ndao Sambut 149 Mahasiswa KKN IAKN Kupang, Perkuat Kolaborasi Membangun Masyarakat dari Desa
DPRD Soroti Program 700 Sapi Rp7,7 Miliar, BUMD dan Pakan Belum Siap
348 Calon Berebut Tiket ke Tingkat Pusat, Pangdam Kasuari Tegaskan Seleksi TNI AD Harus Bersih dan Profesional
Sat Resnarkoba Gandeng SMA Andaluri, Edukasi Bahaya Narkoba
300 Penunggang Meriahkan Festival Hus Nde’o, Budaya Rote Ndao Memukau Ribuan Pengunjung
Mengabdi di Beranda Selatan NKRI, 33 Mahasiswa KKN IAKN Kupang Disambut Hangat Pemerintah Desa Rote Barat
Safari Flotim, Ahmad Yohan Salurkan Bantuan Rp3,41 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:45

Dobrak Standar Bintang Lima, NIHI Rote Padukan Kemewahan dan Misi Sosial

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:07

Jadwal Wings Air Kupang–Larantuka Dibatalkan, Erupsi Dua Gunung Api Ganggu Penerbangan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:58

Pemkab Rote Ndao Sambut 149 Mahasiswa KKN IAKN Kupang, Perkuat Kolaborasi Membangun Masyarakat dari Desa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:33

DPRD Soroti Program 700 Sapi Rp7,7 Miliar, BUMD dan Pakan Belum Siap

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:04

Sat Resnarkoba Gandeng SMA Andaluri, Edukasi Bahaya Narkoba

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:12

300 Penunggang Meriahkan Festival Hus Nde’o, Budaya Rote Ndao Memukau Ribuan Pengunjung

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:30

Mengabdi di Beranda Selatan NKRI, 33 Mahasiswa KKN IAKN Kupang Disambut Hangat Pemerintah Desa Rote Barat

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:32

Safari Flotim, Ahmad Yohan Salurkan Bantuan Rp3,41 Miliar

Berita Terbaru