HPN ke-81 di Flotim: Pewartah Gelar Acara Meriah, Pemda Absen Meski Undangan Telah Disebarkan

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FLores Timur, Metrotimornews. Id–

Perhimpunan Wartawan Lewotanah (Pewartah) Flores Timur menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-81 di Alqaqa Beach, Selasa, 17 Februari 2026. Acara yang diwarnai semangat kebersamaan itu justru menyisakan kekecewaan karena Pemerintah Daerah (Pemda) Flores Timur tidak menghadirkan perwakilan, meski undangan resmi telah didistribusikan sebelumnya.

Ketiadaan wakil Pemda dalam momentum penting bagi insan pers ini menimbulkan sorotan. Ketua Pewartah Flores Timur, Fidelis Patman Werang, menilai absennya Pemda menjadi bukti lemahnya kemitraan antara pemerintah dan pers di daerah Lamaholot.

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-81 yang digelar Pewartah Flores Timur berlangsung meriah di pesisir Alqaqa Beach. Sejak pagi, para jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas sederhana namun penuh makna.

Tema besar yang diusung dalam HPN kali ini adalah “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Tema tersebut menjadi refleksi atas kondisi pers di Flores Timur yang dinilai masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal kemitraan dengan pemerintah daerah maupun lembaga lainnya.

Ketua Pewartah Flores Timur, Fidelis Patman Werang, sebelum kegiatan di mulai menegaskan bahwa absennya Pemda Flotim dalam acara ini sangat disayangkan.

Menurutnya, pers adalah salah satu pilar demokrasi yang memiliki peran vital dalam mengawal pembangunan daerah. Namun, peran tersebut tidak akan maksimal jika tidak ada dukungan nyata dari pemerintah.

“Patut disesalkan, undangan sudah kami distribusikan secara resmi, tetapi tidak ada satu pun perwakilan dari Pemda yang hadir. Ini menunjukkan bahwa kran kemitraan antara pemerintah dan pers belum sungguh-sungguh dilaksanakan secara serius,” ujar Fidelis.

Ia menambahkan, semangat HPN seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pers, pemerintah, dan masyarakat. Tanpa adanya kemitraan yang sehat, pers lokal akan kesulitan menjalankan fungsinya secara optimal.

Menurut Fidelis, kondisi pers di Lewotanah saat ini belum bisa dikatakan sehat. Hal itu terlihat dari minimnya dukungan pemerintah daerah, lembaga vertikal, maupun organisasi non-pemerintah (NGO).

Padahal, keberadaan pers yang kuat akan membantu menciptakan transparansi, akuntabilitas, serta mendorong partisipasi publik dalam pembangunan.

“Pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam membangun daerah. Jika kemitraan ini tidak dijalankan, maka demokrasi di Lamaholot akan pincang,” tegasnya.

Meski tanpa kehadiran Pemda, acara HPN tetap berjalan dengan penuh semangat. Para jurnalis yang hadir mengisi kegiatan dengan diskusi bersama. Mereka menegaskan komitmen untuk terus menjaga independensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah wartawan menekankan pentingnya membangun solidaritas antarjurnalis. Mereka berharap Pewartah bisa menjadi wadah yang kuat untuk memperjuangkan hak-hak wartawan sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan di Flores Timur.

Acara HPN ke-81 ini juga menjadi ajang silaturahmi antarjurnalis. Suasana kebersamaan terlihat jelas ketika para wartawan saling berbagi pengalaman, berdiskusi tentang isu-isu lokal, dan merencanakan kegiatan bersama ke depan.

Meski sederhana, peringatan HPN di Alqaqa Beach menjadi simbol semangat pers Flores Timur untuk terus bertahan dan berjuang di tengah keterbatasan. Para jurnalis berharap momentum ini bisa membuka mata pemerintah daerah agar lebih peduli terhadap keberadaan pers lokal.

Fidelis menutup pesan bahwa pers Flores Timur akan tetap berdiri tegak meski menghadapi berbagai tantangan. Ia mengajak seluruh jurnalis untuk terus menjaga integritas, menyuarakan kebenaran, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Pers sehat adalah syarat utama bagi bangsa yang kuat. Kami akan terus berjuang agar pers di Lewotanah bisa menjadi mitra sejati dalam membangun Flores Timur,” pungkasnya.

Berita Terkait

MPLS Ramah Resmi Dibuka, Puluhan Siswa Baru SMKN Pantai Baru Siap Ditempa Jadi Talenta IT dan Maritim
Dobrak Standar Bintang Lima, NIHI Rote Padukan Kemewahan dan Misi Sosial
Jadwal Wings Air Kupang–Larantuka Dibatalkan, Erupsi Dua Gunung Api Ganggu Penerbangan
Pemkab Rote Ndao Sambut 149 Mahasiswa KKN IAKN Kupang, Perkuat Kolaborasi Membangun Masyarakat dari Desa
DPRD Soroti Program 700 Sapi Rp7,7 Miliar, BUMD dan Pakan Belum Siap
348 Calon Berebut Tiket ke Tingkat Pusat, Pangdam Kasuari Tegaskan Seleksi TNI AD Harus Bersih dan Profesional
Sat Resnarkoba Gandeng SMA Andaluri, Edukasi Bahaya Narkoba
300 Penunggang Meriahkan Festival Hus Nde’o, Budaya Rote Ndao Memukau Ribuan Pengunjung

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 17:32

MPLS Ramah Resmi Dibuka, Puluhan Siswa Baru SMKN Pantai Baru Siap Ditempa Jadi Talenta IT dan Maritim

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:45

Dobrak Standar Bintang Lima, NIHI Rote Padukan Kemewahan dan Misi Sosial

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:07

Jadwal Wings Air Kupang–Larantuka Dibatalkan, Erupsi Dua Gunung Api Ganggu Penerbangan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:58

Pemkab Rote Ndao Sambut 149 Mahasiswa KKN IAKN Kupang, Perkuat Kolaborasi Membangun Masyarakat dari Desa

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:48

348 Calon Berebut Tiket ke Tingkat Pusat, Pangdam Kasuari Tegaskan Seleksi TNI AD Harus Bersih dan Profesional

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:04

Sat Resnarkoba Gandeng SMA Andaluri, Edukasi Bahaya Narkoba

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:12

300 Penunggang Meriahkan Festival Hus Nde’o, Budaya Rote Ndao Memukau Ribuan Pengunjung

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:30

Mengabdi di Beranda Selatan NKRI, 33 Mahasiswa KKN IAKN Kupang Disambut Hangat Pemerintah Desa Rote Barat

Berita Terbaru