Damai di Paskah: Hentikan Perang Saudara Kwamki Narama

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIMIKA | METROTIMORNews.ID –Kwamki Narama, Papua — Suasana duka menyelimuti tanah Kwamki Narama pada siang itu, menyusul konflik horizontal antara kubu Dang dan kubu Newegalen yang telah menelan korban jiwa dan melukai warga. Langkah aparat dan pejabat daerah menyusuri jejak kekerasan yang belum padam, dengan harapan membawa pesan perdamaian.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, hadir bersama perwakilan Pemerintah Daerah Mimika, Asisten I Ananias Faot, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Danyon Detasemen B Pelopor Satuan Brimob Polda Papua Tengah Kompol Umbo Sairo, serta kepala distrik Kwamki Narama dan Tembagapura. Kunjungan ini bukan sekadar inspeksi, tetapi upaya menyampaikan himbauan tegas agar konflik segera dihentikan.

Dalam kesempatan tersebut, Nenu Tabuni menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban. “Turut prihatin dan berbela sungkawa atas jatuhnya korban jiwa antara kubu Dang dan kubu Newegalen yang satu keluarga berasal dari Kabupaten Puncak. Mari kita akhiri perang saudara ini dan hidup dalam damai,” ujarnya.

Ia menegaskan, kekerasan berbasis konflik internal tidak boleh terus berlanjut. “Tidak ada perang, tidak ada izin untuk perang suku. Siapa pun yang melakukan kejahatan akan diproses sesuai hukum,” tegas Nenu.

Sementara itu, Ananias Faot menekankan pentingnya rekonsiliasi. Mengambil momentum Paskah, ia mengajak masyarakat untuk membuka lembaran baru, memaafkan, dan menegakkan persaudaraan. “Sekarang hari Paskah, hentikan perang ini. Mari dengan perayaan suci ini kita berdamai, hidup kembali normal, dan saling memaafkan sesama saudara,” katanya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa konflik horizontal di Papua sering berakar dari relasi kekerabatan yang kompleks. Ketika dibiarkan berlarut, konflik tidak hanya menimbulkan korban, tetapi juga memutus jaringan sosial masyarakat adat.

Dengan gema lonceng Paskah yang menyuarakan harapan, Kwamki Narama kini berada di persimpangan: melanjutkan dendam atau memilih perdamaian sebagai jalan pulang. Banyak pihak berharap, damai bukan sekadar pilihan, melainkan satu-satunya cara untuk menyelamatkan masa depan komunitas yang tersisa.

 

 

Berita Terkait

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital
Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen
Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:34

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:20

Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:43

Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35