SOE, METRO TIMORNEWS.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang terus memperluas jejaring kolaborasi strategis guna meningkatkan mutu pendidikan transformatif. Langkah nyata ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FKIPK IAKN Kupang dengan Yayasan Pendidikan Kristen Agape SoE (Anggota Majelis Pendidikan Kristen Wilayah NTT) pada Rabu 08 April 2026
Dalam momentum tersebut, Dekan FKIPK IAKN Kupang, Delsylia Tresnawaty Ufi, S.Th., M.Si., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen moral untuk membawa perubahan konkret di lapangan. Menurutnya, sinergi ini harus melampaui batasan administratif.
“MoA ini bukan sekadar seremoni di atas kertas atau formalitas administratif. Ini adalah jembatan bagi kita untuk bergerak bersama, menghadirkan aksi nyata yang berdampak langsung bagi guru, siswa, serta perkembangan pendidikan Kristen di NTT,” ujar Delsylia dengan penuh optimis
Dalam penandatanganan ini, Dekan FKIPK didampingi oleh Ketua Jurusan Pendidikan Seni dan Konseling Kristen, Dersi Rejoice Taneo, M.Pd.K., serta dosen FKIPK, Agus Nggiku, M.Pd.K., yang akan mengawal implementasi teknis program di lapangan. Delsylia menambahkan bahwa FKIPK berkomitmen menjadi motor penggerak dalam mencetak tenaga pendidik yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki integritas iman yang kokoh.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Agape SoE, Greet Sartje Daniel, M.Pd., menyatakan rasa syukur dan optimismenya terhadap dampak positif dari sinergi ini.
“Kami bangga dapat bergandengan tangan dengan IAKN Kupang. Kehadiran FKIPK melalui pendampingan akademik dan pengembangan SDM akan menjadi energi baru bagi Yayasan Agape SoE dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi muda di SoE,” ungkap Greet.
Turut hadir mendukung kelancaran administratif program ini, Kepala Tata Usaha Yayasan, Maksi Tefa, S.Pd., dan Operator Yayasan, Yunita Kause, A.Md.
Penandatanganan MoA ini menjadi pijakan awal bagi berbagai program strategis, di antaranya:
• Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa.
• Pengabdian Masyarakat berbasis riset pendidikan.
• Penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan.
Sebagai langkah awal implementasi, Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Penguatan Identitas Kristen sebagai Upaya Pembentukan Konsep Diri Positif pada Remaja Siswa di SMK Kristen Nunain SoE”. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru IAKN Kupang.
Dengan kepemimpinan Delsylia Tresnawaty Ufi yang progresif, FKIPK IAKN Kupang semakin memantapkan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan gereja, memastikan bahwa setiap kerja sama yang dibangun selalu berorientasi pada hasil nyata dan kemuliaan Tuhan.
Reporter: Martin Knaufmone








