Public Speaking Jadi Kreatif, Workshop Unik Mbah Dragon di IAKN Kupang

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUPANG, Metrotimornews.id— Pendekatan unik dalam dunia komunikasi diperkenalkan oleh Herry Budijanto Dragono atau yang akrab disapa Mbah Dragon dalam workshop bertajuk From Idea To Stage: Creative Public Speaking di Institut Agama Kristen Negeri Kupang (IAKN) Kupang, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan yang diikuti 40 mahasiswa ini menghadirkan konsep Gospel Magic sebagai metode kreatif dalam menyampaikan pesan-pesan iman.

Mbah Dragon menjelaskan bahwa teknik tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan alat bantu visual yang efektif untuk memperkuat penyampaian firman Tuhan.

Dalam sesi pelatihan, peserta diajak mempraktikkan berbagai trik sederhana yang sarat makna. Mulai dari tongkat yang berubah menjadi bunga sebagai ilustrasi penciptaan, hingga kotak kosong yang berubah menjadi akuarium berwarna-warni yang melambangkan buah roh seperti kasih, sukacita, dan damai sejahtera.

Tak hanya itu, ia juga memperagakan simulasi penghapusan dosa menggunakan air yang berubah warna dari cokelat menjadi jernih, serta kain hitam yang menghilang sebagai simbol penebusan dosa oleh Yesus Kristus.

“Trik-trik ini membantu kita menyampaikan cerita Alkitab secara visual dan lebih mudah dipahami. Ini bukan tentang sulap semata, tapi bagaimana pesan Tuhan bisa diterima dengan cara yang kreatif,” jelasnya.

Metode yang ditampilkan sontak membuat para peserta terkesan. Banyak mahasiswa mengaku baru pertama kali mendapatkan pengalaman belajar dengan pendekatan seperti ini.

Salah satu peserta, Dekris Taek, mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Seni Keagamaan, menyebut kegiatan ini memberikan wawasan baru.

“Yang saya dapat bukan hanya ilmu, tapi juga pengalaman. Saya jadi tahu bahwa tidak semua trik itu menggunakan sihir. Yang penting bagaimana kita berpikir terbuka dan memaknai hal-hal baik,” ujarnya.

Dekris menambahkan, keterampilan yang diperoleh akan digunakan untuk pelayanan, khususnya dalam mengajar sekolah minggu. Para peserta bahkan berkomitmen untuk langsung mempraktikkan teknik tersebut dalam pelayanan mereka.*

(*tim)

Berita Terkait

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif
IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1
SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur
Miris !!! Program Big Push Sapi 700 Ekor Telan Anggaran Rp7,7 Miliar di Tanjung Bunga Belum Kantongi AMDAL
Perkuat Perlindungan Hukum Warisan Budaya Anak Bangsa, UNSTAR Rote Kerja Sama dengan Kemenkum NTT
Reses di Tengah Sawah! Ketua DPRD Rote Ndao Turun Langsung Serap Aspirasi Petani
Heboh Data Bocor, Patman Diperiksa
BPBD Flores Timur Kembalikan Sisa Dana BNPB Rp112 Juta, Ariston: Tidak Bisa Digunakan Lagi di 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:50

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:06

IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1

Senin, 18 Mei 2026 - 16:02

SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:39

Miris !!! Program Big Push Sapi 700 Ekor Telan Anggaran Rp7,7 Miliar di Tanjung Bunga Belum Kantongi AMDAL

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:14

Perkuat Perlindungan Hukum Warisan Budaya Anak Bangsa, UNSTAR Rote Kerja Sama dengan Kemenkum NTT

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:49

Heboh Data Bocor, Patman Diperiksa

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:46

BPBD Flores Timur Kembalikan Sisa Dana BNPB Rp112 Juta, Ariston: Tidak Bisa Digunakan Lagi di 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:17

Perkuat Disiplin dan Etika, Sie Propam Polres Rote Ndao Sidak Polsek Jajaran

Berita Terbaru

Daerah

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:50