Operasi Patuh Ditunda, Polisi Rote Ndao Pilih Sentuh Hati Pengendara Lewat Edukasi dan Aksi Simpatik

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID – Senin pagi, 8 Juni 2026, seharusnya menjadi awal pelaksanaan Operasi Patuh Turangga 2026 di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari rapat lintas sektoral hingga latihan pra operasi. Namun, sebuah surat telegram dari Polda NTT mengubah agenda yang telah disusun rapi.

Operasi Patuh Turangga 2026 resmi ditunda pelaksanaannya secara serentak berdasarkan Surat Telegram Kapolda NTT Nomor: STR/217/VI/OPS.1.3/2026 tanggal 6 Juni 2026.

Di Kabupaten Rote Ndao, penundaan tersebut tidak lantas menghentikan upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Sebaliknya, pendekatan yang semula berfokus pada penegakan hukum kini bergeser menjadi pendekatan yang lebih humanis dan edukatif.

Kabag Ops Polres Rote Ndao, AKP Victor Hari Saputra, S.Pi., M.Si., mengatakan seluruh kesiapan pelaksanaan operasi sebenarnya telah rampung. Namun sebagai bagian dari institusi yang terintegrasi, Polres Rote Ndao tetap menyesuaikan dengan kebijakan yang ditetapkan Polda NTT.

“Sesuai jadwal, hari ini seharusnya dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Turangga 2026. Namun berdasarkan STR yang kami terima, pelaksanaannya ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” jelasnya.

Jika sebelumnya Operasi Patuh Turangga 2026 dirancang mengedepankan penegakan hukum melalui sistem ETLE dan tilang selama 14 hari, kini fokus diarahkan pada peningkatan kegiatan rutin kepolisian di bidang lalu lintas.

Petugas akan lebih banyak hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali), serta program Polisi Menyapa yang bertujuan membangun komunikasi dan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat.

Bagi Polres Rote Ndao, keselamatan berlalu lintas bukan semata-mata soal penindakan, melainkan juga soal membangun kesadaran.

Karena itu, berbagai langkah preventif terus dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang berakibat fatal, dapat ditekan.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P., menegaskan bahwa penundaan operasi bukan berarti tugas kepolisian untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas ikut berhenti.

Menurutnya, substansi dari Operasi Patuh tetap berjalan, hanya pendekatannya yang disesuaikan menjadi lebih persuasif dan menyentuh kesadaran masyarakat.

“Tujuannya tetap sama, yaitu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan saat berlalu lintas. Yang berubah hanyalah metode pelaksanaannya, dari penegakan hukum menjadi pendekatan simpatik dan edukatif,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat, pesan keselamatan menjadi semakin relevan. Jalan raya bukan hanya ruang lalu lintas, tetapi juga ruang bersama yang menuntut tanggung jawab dari setiap pengguna jalan.

Karena itu, Polres Rote Ndao mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

“Cegah pelanggaran, cegah kecelakaan. Keselamatan untuk kemanusiaan,” pesan Kapolres.

Di balik penundaan sebuah operasi, tersimpan harapan besar bahwa kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh bukan karena takut ditilang, tetapi karena setiap pengendara memahami bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

(BDN_23/MTN)

Berita Terkait

Protes Nitizen Terkait Lambannya Bupati Flotim Tangani Korban Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki, Mendapat Cecar dari Nitizen
PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”
Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores
Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa
Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi
Partai Perindo Gelar Sidang Perdana Penyelesaian Perselisihan Internal, Anggota DPRD Flores Timur Ajukan Keberatan
Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning
Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:57

Protes Nitizen Terkait Lambannya Bupati Flotim Tangani Korban Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki, Mendapat Cecar dari Nitizen

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:51

PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:30

Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:14

Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35

Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:30

Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:10

Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:15

Anas CUP I Memasuki 8 Besar, Oeleu Family Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lebah Hijau

Berita Terbaru