SUMBA TIMUR, METROTIMORNEWS.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur terus menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) sejak dini. Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimanfaatkan untuk membekali para pelajar dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba.
Pada Selasa (14/7/2026), Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur menjadi pemateri dalam kegiatan MPLS di dua sekolah sekaligus, yakni SMA Kristen Waingapu dan SMA PGRI Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta didik baru. Sebanyak 275 siswa mengikuti penyuluhan di SMA Kristen Waingapu yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata, S.H. Sementara di lokasi berbeda, Kaurmintu Sat Resnarkoba Aiptu Dewa Agung Sutedja memberikan materi kepada 91 siswa baru di SMA PGRI Waingapu.
“Hari ini kami dari Sat Resnarkoba menjadi pemateri tentang bahaya NAPZA di dua sekolah sekaligus. Saya sendiri memberikan materi di SMA Kristen, sedangkan Pak Kaurmintu memberikan materi di SMA PGRI Waingapu,” ujar Iptu I Gede Putu Parwata.

Dalam penyuluhannya, Sat Resnarkoba memaparkan berbagai dampak buruk penyalahgunaan NAPZA, mengenalkan jenis-jenis narkoba baru yang mulai beredar, hingga mengungkap berbagai modus peredaran yang kini menyasar kalangan pelajar.
Kasat Resnarkoba mengingatkan para siswa agar tidak mudah tergoda mencoba narkoba dalam bentuk apa pun.
“Adik-adik, sekarang narkoba sudah dikemas seperti permen, minuman, bahkan vape. Jangan tergiur karena penasaran. Sekali coba, masa depan kalian bisa hancur,” tegas Iptu Gede Parwata.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, deklarasi “Pelajar Hebat Tanpa Narkoba”, serta pembagian stiker Agen Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Kristen Payeti, Yohanis Lowu Nyuga, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepedulian Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur dalam memberikan edukasi kepada para siswa baru.
“Atas nama keluarga besar SMA Kristen Payeti, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur. Sosialisasi ini sangat penting untuk membentengi para siswa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Kami berharap edukasi ini menjadi langkah preventif yang efektif agar para siswa selalu waspada, menjauhi narkoba, dan mampu fokus meraih masa depan mereka,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur berharap para peserta didik baru tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mampu menjadi Agen P4GN di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, sehingga tercipta generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
(*tim)








