FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Tenun “Dari Tradisi ke Dunia”, Perkuat Mentalitas Mahasiswa Beridentitas Global

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUPANG, METROTIMORNEWS.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) IAKN Kupang terus memperkuat komitmennya dalam mengintegrasikan pelestarian budaya lokal dengan pengembangan karakter mahasiswa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Tenun: Dari Tradisi ke Dunia yang berlangsung selama dua hari, Kamis (25/6/2026) hingga Jumat (26/6/2026), di halaman Kampus IAKN Kupang.

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Mentalitas Kampus yang Adaptif terhadap Globalisasi melalui Pelestarian dan Internasionalisasi Tenun Lokal”, sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku industri kreatif berbasis budaya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, FKIPK IAKN Kupang juga menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Rumah Tenun Ina Ndao sebagai bentuk kerja sama strategis dalam pengembangan keterampilan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan mahasiswa.

Pelatihan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FKIPK, yakni Pendidikan Agama Kristen (PAK), Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PKAUD), Manajemen Pendidikan Kristen (MPK), Bimbingan dan Konseling Kristen (BKK), Pendidikan Penyuluh Agama (PPA), dan Pendidikan Seni Keagamaan (PSA).

Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan langsung dari pemilik Rumah Tenun Ina Ndao, Dorce Lussi dan Marista Lussi, yang membagikan pengalaman serta keterampilan menenun kepada para peserta.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai kebijakan pelestarian budaya, filosofi tenun Nusa Tenggara Timur, serta peluang pengembangan tenun lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Sementara pada hari kedua, peserta mengikuti praktik dasar menenun serta mendapatkan pelatihan mengenai digital branding dan strategi pemasaran berbasis platform digital untuk meningkatkan daya saing produk tenun lokal.

Dekan FKIPK IAKN Kupang, Delsylia Tresnawati Ufi, M.Si, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya kampus membangun karakter mahasiswa melalui kearifan lokal.

“Pelatihan tenun ini adalah langkah konkret FKIPK IAKN Kupang dalam mengintegrasikan nilai-nilai luhur kearifan lokal ke dalam pembentukan karakter mahasiswa. Menenun bukan sekadar merangkai benang, melainkan proses melatih kesabaran, ketekunan, ketelitian, dan daya juang yang sangat dibutuhkan mahasiswa untuk adaptif di era globalisasi,” ujarnya.

Menurutnya, setiap motif tenun mengandung nilai kehidupan yang dapat menjadi bekal dalam membentuk karakter generasi muda.

“Di balik setiap anyaman tenun tersimpan pelajaran tentang kesabaran, ketelitian, dan ketangguhan. Pelatihan ini bukan hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga membentuk mentalitas mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dengan disiplin, tekun, dan semangat,” tambahnya.

Delsylia menegaskan, kerja sama yang telah dibangun tidak berhenti pada pelatihan semata. FKIPK akan mengembangkan program lanjutan berupa pengayaan kreativitas mahasiswa, pembentukan inkubator bisnis kreatif berbasis tenun, hingga pendampingan digital branding sebagai upaya memperkenalkan tenun NTT ke tingkat yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, FKIPK IAKN Kupang berharap mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjadi generasi yang mencintai budaya daerah, memiliki jiwa kewirausahaan, serta siap menjadi duta pelestarian tenun Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional maupun internasional.

Reporter : Marten Knaufmone

Berita Terkait

Dobrak Standar Bintang Lima, NIHI Rote Padukan Kemewahan dan Misi Sosial
Jadwal Wings Air Kupang–Larantuka Dibatalkan, Erupsi Dua Gunung Api Ganggu Penerbangan
Pemkab Rote Ndao Sambut 149 Mahasiswa KKN IAKN Kupang, Perkuat Kolaborasi Membangun Masyarakat dari Desa
DPRD Soroti Program 700 Sapi Rp7,7 Miliar, BUMD dan Pakan Belum Siap
348 Calon Berebut Tiket ke Tingkat Pusat, Pangdam Kasuari Tegaskan Seleksi TNI AD Harus Bersih dan Profesional
33 Mahasiswa KKN IAKN Kupang Resmi Mengabdi di Empat Desa Rote Barat
Sat Resnarkoba Gandeng SMA Andaluri, Edukasi Bahaya Narkoba
300 Penunggang Meriahkan Festival Hus Nde’o, Budaya Rote Ndao Memukau Ribuan Pengunjung

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:45

Dobrak Standar Bintang Lima, NIHI Rote Padukan Kemewahan dan Misi Sosial

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:07

Jadwal Wings Air Kupang–Larantuka Dibatalkan, Erupsi Dua Gunung Api Ganggu Penerbangan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:58

Pemkab Rote Ndao Sambut 149 Mahasiswa KKN IAKN Kupang, Perkuat Kolaborasi Membangun Masyarakat dari Desa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:33

DPRD Soroti Program 700 Sapi Rp7,7 Miliar, BUMD dan Pakan Belum Siap

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:53

33 Mahasiswa KKN IAKN Kupang Resmi Mengabdi di Empat Desa Rote Barat

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:04

Sat Resnarkoba Gandeng SMA Andaluri, Edukasi Bahaya Narkoba

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:12

300 Penunggang Meriahkan Festival Hus Nde’o, Budaya Rote Ndao Memukau Ribuan Pengunjung

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:30

Mengabdi di Beranda Selatan NKRI, 33 Mahasiswa KKN IAKN Kupang Disambut Hangat Pemerintah Desa Rote Barat

Berita Terbaru