BELU, METROTIMORNEWS.ID – Festival Fulan Fehan IV Tahun 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu agenda pariwisata unggulan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ribuan peserta dan pengunjung memadati kawasan Fulan Fehan, Kabupaten Belu, dalam perhelatan yang ditutup langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, sekaligus memperkuat posisi NTT sebagai destinasi wisata berkelas internasional.
Festival yang melibatkan sekitar 3.800 peserta ini dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Indonesia.
Anggota DPRD NTT Fraksi PSI, Simson Polin, menyampaikan apresiasi kepada Mendagri Tito Karnavian yang hadir secara langsung pada acara penutupan. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Kami bersyukur karena NTT terus menjadi perhatian pemerintah Prabowo-Gibran, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata. Sebagai putra asli NTT, saya meyakini potensi ini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan,” ujar Simson Polin dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).
Festival Berkelas Internasional
Festival Fulan Fehan tahun ini tidak hanya menjadi ajang budaya masyarakat Belu, tetapi juga berhasil menarik perhatian wisatawan dan peserta dari luar negeri, termasuk Timor Leste dan Australia.
Antusiasme masyarakat dan wisatawan tersebut menjadi bukti bahwa kawasan perbatasan Indonesia memiliki daya tarik wisata yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Pemerintah Provinsi NTT pun berkomitmen menjadikan Festival Fulan Fehan sebagai agenda tahunan agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara secara berkelanjutan.
Kadin NTT Dorong Penerbangan Langsung dari Darwin
Dukungan terhadap pengembangan pariwisata juga datang dari dunia usaha. Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Lianto, MBA, yang hadir dalam festival tersebut, menyatakan pihaknya akan melakukan kunjungan ke Darwin, Australia.
Kunjungan itu bertujuan mempercepat realisasi pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) dari Darwin menuju Bandara El Tari Kupang. Kehadiran rute internasional tersebut diharapkan semakin mempermudah akses wisatawan asing menuju NTT.
Rote Ndao Siapkan Destinasi Baru
Keberhasilan Festival Fulan Fehan juga menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lainnya di NTT. Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Polin Dethan, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mulai merancang pengembangan kawasan Bukit Teletubbis di Lole sebagai destinasi wisata unggulan baru.

Menurutnya, pengembangan destinasi tersebut akan melengkapi potensi wisata bahari Rote Ndao yang telah dikenal dunia, khususnya sebagai salah satu lokasi selancar terbaik.
“Rote Ndao memiliki ombak selancar kelas dunia. Dengan pengembangan Bukit Teletubbis sebagai destinasi unggulan, kami berharap sektor pariwisata Rote Ndao yang berada di wilayah terdepan Indonesia semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujarnya.
Kesuksesan Festival Fulan Fehan 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan event wisata berkualitas yang berdampak langsung terhadap perekonomian lokal. Dengan dukungan infrastruktur, konektivitas, dan promosi yang berkelanjutan, NTT semakin optimistis memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia, khususnya di kawasan perbatasan negara.
(MetroTimorNews.id)








