KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID – Sebanyak 1.028 mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang resmi mengikuti kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 sebagai langkah awal sebelum diterjunkan ke berbagai wilayah pengabdian. Mengusung tema “Mahasiswa Berdampak, Desa Berdaya”, pembekalan yang berlangsung selama tiga hari, 29 Juni hingga 1 Juli 2026, menjadi momentum strategis untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Kegiatan yang digelar di halaman Kampus IAKN Kupang pada Senin (29/6/2026) diawali dengan ibadah bersama sebagai bentuk penyerahan seluruh rangkaian pelaksanaan KKN kepada Tuhan. Suasana penuh semangat, sukacita, dan optimisme tampak mewarnai wajah para mahasiswa yang akan segera mengemban tugas pengabdian di tengah masyarakat.
Ketua Panitia KKN, Yefta Bako, M.Sn., dalam laporannya menjelaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Tahun ini sebanyak 1.028 mahasiswa akan diterjunkan ke lima wilayah, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Rote Ndao, dan Kabupaten Sabu Raijua. Mereka akan hadir di tengah masyarakat untuk belajar, melayani, sekaligus memberikan kontribusi sesuai bidang keilmuan masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di lokasi KKN diharapkan mampu menjadi jembatan antara dunia akademik dengan kebutuhan riil masyarakat sehingga ilmu yang diperoleh selama perkuliahan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa.
Sementara itu, Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., menegaskan bahwa tema “Mahasiswa Berdampak, Desa Berdaya” bukan sekadar slogan, melainkan panggilan nyata bagi setiap mahasiswa untuk menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.
Ia menilai, pengutusan lebih dari seribu mahasiswa KKN merupakan bukti komitmen IAKN Kupang dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus membangun kemitraan dengan masyarakat melalui pelayanan dan pemberdayaan.
“Mahasiswa hadir bukan hanya untuk menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi untuk membawa manfaat bagi masyarakat. Keberdampakan yang kita harapkan di luar kampus selalu diawali dari keberdampakan di dalam diri mahasiswa itu sendiri,” tegas Rektor.
Ia berharap seluruh mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai Kristiani, serta karakter kepemimpinan yang telah dibangun selama proses perkuliahan sehingga mampu menghadirkan solusi, inovasi, dan inspirasi bagi masyarakat di lokasi KKN.
Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan pesan yang membakar semangat para peserta KKN.
“Mengabdilah dengan sepenuh hati dan jadilah pelayan, sebagaimana Yesus Kristus telah memberikan teladan pelayanan kepada kita semua.”
Melalui program KKN Tahun 2026 ini, IAKN Kupang kembali menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan masyarakat.
Semangat “Mahasiswa Berdampak, Desa Berdaya” diharapkan tidak berhenti sebagai tema kegiatan, melainkan menjadi gerakan nyata yang melahirkan inovasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, membangun kemitraan yang berkelanjutan, serta menghadirkan desa-desa yang semakin mandiri, produktif, dan sejahtera.
Dengan bekal ilmu, karakter pelayanan, dan semangat pengabdian yang telah dipersiapkan melalui pembekalan ini, ribuan mahasiswa IAKN Kupang kini siap melangkah ke tengah masyarakat bukan hanya untuk belajar dari kehidupan desa, tetapi juga menjadi bagian dari solusi, menebarkan harapan, dan meninggalkan jejak pengabdian yang berdampak bagi kemajuan bangsa.
Reporter: Martin Knaufmone








