LARANTUKA, METROTIMORNEWS.ID – Paguyuban Sasando Rote Ndao turut memeriahkan peluncuran maskot ETMC XXXV Kabupaten Flores Timur yang berlangsung meriah di Larantuka, Minggu (5/7/2026). Penampilan Tarian Kebalai yang dibawakan paguyuban tersebut berhasil menggetarkan panggung dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi acara.
Kehadiran Paguyuban Sasando Rote Ndao dalam kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari undangan resmi Pemerintah Kabupaten Flores Timur yang diterima sehari sebelum pelaksanaan launching maskot ETMC XXXV.

Sekretaris Paguyuban Sasando Rote Ndao, Joseph Fredrik Thei, S.TP, yang berdomisili di Kabupaten Flores Timur, mengatakan bahwa pihaknya merasa bangga dapat menjadi bagian dari salah satu agenda penting menjelang pelaksanaan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV.
“Kami menerima undangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk mengisi salah satu rangkaian acara launching maskot ETMC XXXV. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Paguyuban Sasando Rote Ndao untuk ikut memperkenalkan kekayaan budaya Pulau Rote di Flores Timur,” ujar Joseph.
Ia menjelaskan, Paguyuban Sasando Rote Ndao telah lama hadir di Flores Timur sebagai wadah pelestarian budaya masyarakat Rote yang berdomisili di daerah tersebut. Sejak bertugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Flores Timur, dirinya bersama anggota paguyuban aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan budaya, pertemuan, maupun hajatan masyarakat.
Menurut Joseph, Tarian Kebalai yang berasal dari Pulau Rote bukan sekadar tarian tradisional, tetapi memiliki makna mendalam tentang solidaritas, penghiburan, persaudaraan, dan ungkapan syukur.

“Tari Kebalai menceritakan kisah tentang keluarga yang berduka, simpati masyarakat untuk saling menguatkan, hingga ungkapan kegembiraan dalam pesta adat maupun perayaan panen. Nilai utama dari tarian ini adalah kebersamaan, karena tidak ada seorang pun yang berjalan sendiri. Semua saling merangkul dalam sukacita maupun duka,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan tersebut sangat relevan dengan momentum pelaksanaan ETMC XXXV yang diharapkan mampu mempererat persaudaraan antardaerah di Nusa Tenggara Timur melalui olahraga dan budaya.
Joseph juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Flores Timur, khususnya Bupati Anton Doni Dihen dan Wakil Bupati Ignas Boli, yang turut bergabung menari Kebalai bersama para penampil.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Bupati Ir. Anton Doni Dihen dan Bapak Wakil Bupati Ignas Boli, S.Fil yang telah ikut bergabung dalam Tarian Kebalai bersama kami. Kehadiran pimpinan daerah dalam tarian ini menjadi simbol nyata kebersamaan, persatuan, serta penghormatan terhadap keberagaman budaya di Nusa Tenggara Timur,” tutup Joseph kepada awak media.
Berita ini dapat disesuaikan lagi jika ingin dibuat lebih khas dengan gaya penulisan Metrotimornews.id, misalnya dengan penambahan kutipan langsung, suasana acara, atau informasi mengenai jumlah penampil dan lokasi detail launching maskot ETMC XXXV.
(RS)








