METROTIMORNEWS.ID, Flores Timur – Turnamen sepak bola Apebuan Cup II resmi ditutup oleh Bupati Flores Timur, Ir. Antonius Doni Dihen, dalam acara puncak yang berlangsung meriah di Stadion Apebuan, Desa Sukutokan, Kecamatan Kelubagolit, Sabtu (11/7/2026).
Turnamen yang telah bergulir sejak 30 Mei 2026 itu menjadi ajang yang tidak hanya menyuguhkan persaingan sengit antartim, tetapi juga mempererat persaudaraan dan semangat sportivitas di kalangan masyarakat Flores Timur.
Acara penutupan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Flores Timur, anggota DPRD, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, serta ribuan pencinta sepak bola yang memadati Stadion Apebuan.
Dalam sambutannya, Bupati Doni Dihen mengaku terkesan dengan kualitas pertandingan final yang mempertemukan Perselaya dari Desa Lamahala Jaya melawan Sasado dari Desa Sandosi.
Menurutnya, laga final tersebut menyajikan permainan yang berkualitas tinggi dan menghibur masyarakat.

“Tadi kita sudah menyaksikan pertandingan yang luar biasa dan indah antara Perselaya dan Sasado. Biasanya kita menonton pertandingan Piala Dunia lewat media, tetapi sore tadi kita seperti menonton langsung Argentina melawan Prancis. Umpan bolanya keren, taktiknya tinggi, dan sangat indah ditonton,” ujar Doni Dihen disambut tepuk tangan penonton.
Ia menilai kualitas permainan sepak bola di Flores Timur terus mengalami perkembangan yang signifikan. Selain kemampuan teknik yang semakin baik, para pemain juga dinilai menunjukkan kedewasaan dalam bertanding dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Owner Apebuan Cup II, Ahmad Peten Sili, beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen hingga berlangsung aman, tertib, dan meriah.
Menurutnya, penyelenggaraan turnamen seperti Apebuan Cup merupakan wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus mempererat tali persaudaraan melalui olahraga.
“Lewat pertandingan seperti ini, kita bisa membangun wadah pergaulan dan hiburan yang sangat positif bagi orang muda. Ini adalah langkah efektif untuk mengalihkan hal-hal negatif ke dalam kegiatan yang sangat baik. Mari kita saling bergandengan tangan untuk kemajuan generasi kita ke depan,” ajaknya.
Pada partai final, Perselaya berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan Sasado dengan skor tipis 1-0. Sementara posisi juara ketiga diraih Benteng Kota Lohayong.
Bupati Doni Dihen turut memberikan selamat kepada para juara, seluruh peserta turnamen, serta para penerima penghargaan individu, termasuk pemain terbaik dan suporter terbaik.
Ia berharap semangat kebersamaan dan sportivitas yang ditunjukkan selama turnamen dapat terus dipelihara, sekaligus menjadi motivasi untuk menyelenggarakan Apebuan Cup III pada masa mendatang dengan kualitas yang lebih baik.
“Malam hari ini adalah kemenangan kita semua. Kemenangan sportivitas dan semangat juang. Kesuksesan perhelatan tahun ini menjadi pemantik semangat bersama untuk kembali menyelenggarakan Turnamen Apebuan Cup yang ketiga di masa yang akan datang,” tutup Bupati Doni Dihen.








