Bupati Doni Dihen Launching Festival Bale Nagi 2026, Usung Semangat “Millenial Keru Baki, Torang Semua Bersaudara”

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METROTIMORNEWS.ID, Larantuka – Bupati Flores Timur, Ir. Antonius Doni Dihen, secara resmi melaunching Festival Bale Nagi (FBN) Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur, Sabtu (11/7/2026). Peluncuran tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan Festival Bale Nagi yang diharapkan menjadi ajang promosi pariwisata, pelestarian budaya, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Kegiatan launching dihadiri tokoh budaya dan adat Don Tinus DVG, Romo Rekan Paroki San Juan, Rm. Boni Hurint, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pegiat pariwisata, komunitas budaya, pelaku ekonomi kreatif, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Doni Dihen menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur, panitia pelaksana, komunitas budaya, pelaku ekonomi kreatif, sponsor, media massa, dan seluruh pihak yang tetap bekerja keras menyukseskan Festival Bale Nagi 2026 meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Menurutnya, semangat dan dedikasi seluruh penyelenggara menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti menghadirkan kegiatan yang membanggakan daerah.

“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan beserta seluruh tim. Di tengah berbagai keterbatasan, mereka tetap menunjukkan semangat, ketangguhan, dan kegigihan untuk memastikan Festival Bale Nagi tetap terselenggara. Inilah modal utama yang akan membawa Flores Timur semakin maju,” ujar Doni Dihen.

Bupati menegaskan, Flores Timur merupakan daerah yang dianugerahi kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang luar biasa. Keindahan laut dan pegunungan, ragam kuliner khas, budaya Lamaholot, hingga tradisi religius Semana Santa merupakan aset berharga yang harus terus dijaga dan dipromosikan.

Menurutnya, Festival Bale Nagi bukan sekadar agenda tahunan atau hiburan semata, tetapi menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan identitas Flores Timur kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia.

“Festival Bale Nagi adalah ruang bersama untuk memperkenalkan identitas Flores Timur, memperlihatkan kekayaan budaya Lamaholot, sejarah, tradisi, alam, kuliner, musik, tarian, kerajinan, serta kreativitas masyarakat yang terus berkembang mengikuti zaman,” tegasnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, Festival Bale Nagi mengusung tema “Millenial Keru Baki; Torang Semua Bersaudara”. Tema tersebut mencerminkan nilai luhur masyarakat Lamaholot yang menjunjung tinggi persaudaraan, kebersamaan, kekeluargaan, serta semangat saling merangkul tanpa memandang perbedaan.

 

Bupati menjelaskan, filosofi Keru Baki menjadi pengingat bahwa masyarakat Flores Timur berasal dari beragam latar belakang sejarah dan budaya, namun dipersatukan menjadi satu keluarga besar Lamaholot.

“Keru Baki mengingatkan kita bahwa meskipun berasal dari berbagai latar belakang, kita telah diproses oleh sejarah menjadi satu masyarakat Flores Timur yang hidup dalam semangat persaudaraan. Inilah kekuatan terbesar yang harus terus kita rawat dan wariskan kepada generasi mendatang,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur berharap Festival Bale Nagi 2026 mampu memperkuat identitas budaya masyarakat Lamaholot, meningkatkan kebanggaan terhadap warisan leluhur, sekaligus memperluas promosi destinasi wisata daerah.

Selain itu, festival ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, membuka peluang usaha bagi masyarakat, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Flores Timur.

Pelaksanaan Festival Bale Nagi 2026 menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Flores Timur dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni “Flores Timur Produktif dan Inovatif Menuju Lewotana Flores Timur yang Maju, Berdaya, dan Berkelanjutan”, melalui penguatan sektor pariwisata berbasis budaya, kearifan lokal, dan partisipasi aktif masyarakat.

(*RS)

Berita Terkait

Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali
6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat
Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter
Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta
Trofeo Generasi Muda Skinu 2026 Resmi Berlabuh, Oe’ekam Warriors FC Tampil Sebagai Juara
Fr. Athanasius: Di Usia ke-20,FQI Kefamenanu Komitmen Cetak Generasi Beriman dan Berkarakter
YNS Apresiasi Prestasi Hanny Babys, Offroader Putri Asal TTS yang Harumkan Nama NTT di Pentas Nasional
Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian HUT ke-81 RI, Pimpinan IAKN Kupang Teguhkan Komitmen Merawat Kerukunan Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:47

Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:11

6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:23

Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:49

Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:36

Trofeo Generasi Muda Skinu 2026 Resmi Berlabuh, Oe’ekam Warriors FC Tampil Sebagai Juara

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:18

YNS Apresiasi Prestasi Hanny Babys, Offroader Putri Asal TTS yang Harumkan Nama NTT di Pentas Nasional

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:16

Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian HUT ke-81 RI, Pimpinan IAKN Kupang Teguhkan Komitmen Merawat Kerukunan Bangsa

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:50

Peletakan Batu Pertama Warnai HUT ke-79 GMIT Imanuel Kuatnana, Tonggak Baru Pelayanan dan Iman Jemaat

Berita Terbaru