HUT ke-81 RI di Monas: Di Balik Kemeriahan, Ada Doa untuk Warga NTT

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, METRO TIMORNEWS.ID – 16 Agustus 2026. Semarak persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (16/8), diwarnai suasana penuh harap sekaligus empati.

Di tengah antusiasme masyarakat menyambut hari bersejarah bangsa, doa dan belasungkawa terus mengalir bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7.

Sejak pagi, ribuan warga memadati kawasan Monas untuk menyaksikan berbagai persiapan menjelang upacara peringatan HUT RI ke-81.

Bendera Merah Putih berkibar di berbagai sudut kawasan, sementara masyarakat datang bersama keluarga untuk merasakan atmosfer perayaan kemerdekaan.

Namun, di balik semangat menyambut hari kemerdekaan, masyarakat tidak melupakan saudara sebangsa yang tengah berduka.

Bagi mereka, makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kemeriahan perayaan, tetapi juga melalui kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.

Salah seorang warga Jakarta, Tiara (22), yang datang ke kawasan Monas, mengaku momen peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan harapan bagi Indonesia sekaligus mendoakan masyarakat yang sedang menghadapi cobaan.

Di tengah sukacita menyambut HUT RI, Tiara mengaku pikirannya turut tertuju kepada masyarakat di NTT yang tengah menghadapi dampak gempa bumi. Ia menyampaikan belasungkawa serta berharap para korban diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah.

“Karena Indonesia kan baru aja bencana, khususnya di daerah NTT. Untuk saudara-saudara kita di sana, pertama aku mau ucapkan belasungkawa dan semoga orang yang terkena musibah diberi keikhlasan, lapang dada, dan tentunya diharapkan pemerintah setempat juga bisa memberikan bantuan untuk warga-warga, teman-teman kita di NTT sana,” tuturnya.

Bagi Tiara, semangat kemerdekaan juga harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa. Di saat sebagian masyarakat merayakan hari kemerdekaan, ada saudara sebangsa yang membutuhkan perhatian dan dukungan moral.

Tiara juga menyampaikan harapannya agar Indonesia di usia ke-81 semakin maju, dengan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Maknanya, semoga Indonesia semakin lebih maju lagi, tidak ada korupsi-korupsi di negara ini, semua korupsi diberantas, dan pastinya semua akan lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga berharap kesejahteraan masyarakat terus meningkat, antara lain melalui terbukanya lebih banyak lapangan pekerjaan dan terpenuhinya kebutuhan pokok secara layak.

“Yang penting semua masyarakat Indonesia itu dapat bekerja dengan aman dan juga tidak ada kekhawatiran mengenai kebutuhan-kebutuhan pokoknya. Pekerjaan, lapangan pekerjaan semakin banyak, seperti itu,” katanya.

Tiara menyampaikan harapan sederhana namun tegas untuk Indonesia di usia ke-81. Ia ingin kemerdekaan juga dimaknai sebagai momentum untuk terus memperbaiki kehidupan masyarakat dan membangun pemerintahan yang lebih bersih.

“Satu kalimat untuk Indonesia merdeka, pastinya untuk pertama bebas korupsi aja dulu,” pungkasnya.

TIM MTID

Berita Terkait

JANGAN SAMPAI JADI GENERASI GAPTEK BUDAYA DI ERA DIGITAL
Kontrak Pengadaan 700 Sapi Bali di Flores Timur Berpotensi Bermasalah, Pengacara Soroti Risiko Pemutusan Sepihak
Teror Menggila, Kenapa OPM Tak Dijuluki Teroris, Tapi Malah KKB?
Desil Berubah, Bansos Terancam Hilang? Begini Cara Warga Memperbaiki Data DTSEN
Pendidikan Sejarah, Kurikulum dan Pembentukan Watak Siswa di Tengah Perubahan Zaman
Rp103 Miliar untuk Podcast? DPR Mengkritik, Menteri Koperasi Membantah: Publik Menunggu Transparansi
Ketika Desil Diubah, Kemiskinan Seolah Ikut Menurun
INDONESIA BERDAULAT, ADIL, DAN MAKMUR

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:20

JANGAN SAMPAI JADI GENERASI GAPTEK BUDAYA DI ERA DIGITAL

Jumat, 18 September 2026 - 11:11

Kontrak Pengadaan 700 Sapi Bali di Flores Timur Berpotensi Bermasalah, Pengacara Soroti Risiko Pemutusan Sepihak

Minggu, 13 September 2026 - 07:00

Teror Menggila, Kenapa OPM Tak Dijuluki Teroris, Tapi Malah KKB?

Minggu, 6 September 2026 - 10:21

Desil Berubah, Bansos Terancam Hilang? Begini Cara Warga Memperbaiki Data DTSEN

Rabu, 2 September 2026 - 20:42

Pendidikan Sejarah, Kurikulum dan Pembentukan Watak Siswa di Tengah Perubahan Zaman

Rabu, 2 September 2026 - 20:25

Rp103 Miliar untuk Podcast? DPR Mengkritik, Menteri Koperasi Membantah: Publik Menunggu Transparansi

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:43

Ketika Desil Diubah, Kemiskinan Seolah Ikut Menurun

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:28

HUT ke-81 RI di Monas: Di Balik Kemeriahan, Ada Doa untuk Warga NTT

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35