Presiden Prabowo Saksikan Babak Baru Penegakan Hukum Tambang Ilegal

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKAL PINANG, METROTIMORNEWS.ID —Presiden Prabowo Subianto menghadiri dan menyaksikan langsung penyerahan Aset Barang Rampasan Negara (BRN) hasil kegiatan tambang ilegal kepada PT Timah Tbk., di Smelter PT Tinindo Internusa, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (6/10/2025).

Penyerahan ini menjadi momentum besar dalam upaya pemerintah memulihkan kerugian negara dan menata kembali tata kelola pertambangan nasional. Aset rampasan yang diserahkan terdiri atas 108 unit alat berat, 99,04 ton produk kristal Sn (cristalyzer), 94,47 ton crude tin dalam 112 balok, aluminium lebih dari 18 ton, 29 ton logam timah Rfe, 53 kendaraan, 195 alat pertambangan, 6 smelter, 22 bidang tanah seluas 238.848 m², 1 unit mess karyawan, serta uang tunai yang telah disetor ke kas negara mencapai Rp202,7 miliar, disertai berbagai mata uang asing seperti dolar AS, yen, dolar Singapura, euro, won, dan dolar Australia.

Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menegaskan nilai total aset yang berhasil disita dan diserahkan diperkirakan mencapai Rp6 hingga Rp7 triliun, belum termasuk potensi nilai tanah jarang (rare earth/monasit) yang menurutnya jauh lebih besar.

“Negara harus hadir dengan tegas. Kita tidak boleh biarkan kekayaan alam dikuasai secara liar dan merugikan rakyat. Semua ini harus kembali untuk kemakmuran bangsa,”ujar Presiden Prabowo dengan nada tegas dan penuh tanggung jawab.

Acara penyerahan tersebut menjadi simbol nyata dari keberanian pemerintah menegakkan hukum di sektor strategis. Dari Pangkal Pinang, pesan moral itu menggemakan satu tekad: menyelamatkan sumber daya bangsa demi keadilan dan kedaulatan ekonomi Indonesia.

(*)

 

Berita Terkait

Mahasiswa KKN UMKOE Kota Lama Edukasi Siswa SD tentang Pentingnya Menabung Sejak Dini
Gunung Api Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada dan Patuhi Rekomendasi PVMBG
Runtuh Sebelum Matahari Seutuhnya Terlihat Di Flores
Manufui Cup 2026 Resmi Dibuka, PBVSI NTT Berburu Bibit Atlet Masa Depan
Yonif TP 929/Meo Matane Mutis Kerahkan 400 Personel Bantu Penanganan Gempa Flores
Mahasiswa KKN UMKOE Bantu Pelayanan Posyandu Bunda 4
YNS Sentuh Langsung Korban Gempa Flores di Ende, Datangi Rumah Warga dan Berbagi Cerita
BPD Amakaka Laporkan Dugaan Pelanggaran Adat/Asusila Kepala Desa ke Bupati Lembata

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09

Mahasiswa KKN UMKOE Kota Lama Edukasi Siswa SD tentang Pentingnya Menabung Sejak Dini

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:06

Gunung Api Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada dan Patuhi Rekomendasi PVMBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:58

Runtuh Sebelum Matahari Seutuhnya Terlihat Di Flores

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:31

Manufui Cup 2026 Resmi Dibuka, PBVSI NTT Berburu Bibit Atlet Masa Depan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38

Yonif TP 929/Meo Matane Mutis Kerahkan 400 Personel Bantu Penanganan Gempa Flores

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:16

Mahasiswa KKN UMKOE Bantu Pelayanan Posyandu Bunda 4

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:07

YNS Sentuh Langsung Korban Gempa Flores di Ende, Datangi Rumah Warga dan Berbagi Cerita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:53

BPD Amakaka Laporkan Dugaan Pelanggaran Adat/Asusila Kepala Desa ke Bupati Lembata

Berita Terbaru