SOE, METROTIMORnews.ID – Dalam upaya mendorong para guru di berbagai daerah untuk memanfaatkan teknologi demi mempermudah pengarsipan dokumen penting secara digital, Universitas Kristen Indonesia (UKI) melalui Program Studi Magister Administrasi Pendidikan menggelar seminar virtual bertema administrasi digital, Selasa (08/10/2025).
Seminar yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh kurang lebih 80 peserta dari berbagai daerah. Para peserta terdiri dari mahasiswa aktif program Magister (S2) dan beberapa yang sedang dalam proses promosi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktor (S3) di UKI.
Ketua Program Studi Magister Administrasi Pendidikan UKI, Prof. Dr. Dra. Mesta Limbong, M.Psi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan dan pengajaran.”Kegiatan ini kami lakukan secara gratis dan terbuka untuk umum. Ini merupakan bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi yakni pendidikan dan pengajaran,” ungkap Prof. Mesta Limbong saat dikonfirmasi tim redaksi.
Lebih lanjut, Prof. Limbong menekankan pentingnya para guru—baik di kota maupun daerah terpencil—untuk segera beradaptasi dengan perkembangan teknologi.”Kami berharap kegiatan ini bisa memotivasi para guru agar beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Pekerjaan guru seharusnya semakin dipermudah dengan kehadiran teknologi, terutama dalam hal administrasi,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk mendorong pemerataan literasi digital di kalangan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.”Saya telah sampaikan kepada para peserta agar ikut mengajak rekan-rekan guru lain untuk mulai membiasakan diri menggunakan teknologi digital guna menunjang pekerjaan mereka,” ujar Prof. Limbong.
Sebagai program studi unggulan di UKI, seminar ini juga telah didokumentasikan secara menyeluruh dan akan segera diunggah ke dalam sistem informasi akademik kampus, sebagai bagian dari persiapan akreditasi.”Kami juga berencana menjalin kerja sama dengan universitas lain untuk menggelar seminar-seminar lanjutan. Ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami terhadap peningkatan kualitas guru,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Olpi Kabnani, S.Pd, menjelaskan bahwa materi dalam seminar kali ini berfokus pada administrasi digital, dengan harapan para guru bisa mulai beralih dari metode manual ke digital dalam menyimpan dan mengelola dokumen penting.”Tujuan dari seminar ini adalah agar para guru bisa menggunakan aplikasi digital untuk menyiapkan file penting, sehingga lebih efisien dan mudah dicari saat dibutuhkan,” jelas Olpi.
Olpi juga menambahkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, yang ditunjukkan dengan keaktifan mereka selama sesi berlangsung.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan sertifikat kepada seluruh peserta dan doorprize kepada 5 peserta terpilih melalui sistem undian acak.”Sertifikat ini penting, apalagi jika peserta mengikuti seleksi seperti PPG. Kami juga memberikan hadiah pulsa kepada lima peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi,” tutup Olpi.#MTID-DEPO








