IAKN Kupang Gagas Sekolah Ramah Anak di SD Naikoten 1

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUPANG,METROTIMORNEWS. ID—
Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Pada Selasa, 18 November 2025, IAKN Kupang sukses menggelar kegiatan “Peningkatan Pendidikan Berbasis Sekolah Ramah Anak” di SD Bertingkat Naikoten 1, dengan fokus utama pada isu penting: anti-bullying.

Sebanyak 86 peserta didik kelas VI mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Tidak hanya mendengarkan materi, para siswa juga aktif berdiskusi dan terlibat dalam simulasi praktik anti-bullying yang dirancang untuk membantu mereka mengenali, mencegah, dan menyikapi tindakan perundungan.

Ketua panitia, Nofriana Baun, M.Pd.K., atau akrab disapa Novy Baun, menegaskan bahwa program ramah anak dan anti-bullying bukan sekadar bagian dari kegiatan kampus, melainkan fondasi penting dalam mendukung visi besar kampus untuk mewujudkan ASTA CITA

“Ini adalah langkah krusial untuk membangun mentalitas anak-anak sebagai generasi penerus. Pendidikan ramah anak harus dimulai sedini mungkin,” ujarnya penuh semangat.

Kehadiran tim IAKN Kupang pun disambut hangat oleh Kepala SD Bertingkat Naikoten 1, Marthina Amaral, S.Pd.“Kami sangat senang dan berterima kasih atas edukasi ini. Materi yang diberikan sangat menolong anak-anak, khususnya kelas VI, agar lebih memahami dan mencegah praktik bullying di sekolah,” tutur Marthina.

Sebagai narasumber utama, Yuvine M.C. Noach, M.Si., menyampaikan materi bertema “Menguatkan Karakter Anak SD dengan Pendekatan Psikologi untuk Mencegah Tindakan Anti-Bullying.” Pendekatan psikologis yang ia hadirkan membantu siswa memahami dampak jangka panjang bullying, sekaligus mengajarkan pentingnya empati, komunikasi positif, dan keberanian untuk melapor.

Momen paling ditunggu para siswa adalah Panggung Boneka yang dibawakan oleh Delmi Potdon. Dengan boneka-boneka ceria dan dialog interaktif, pesan anti-bullying disampaikan secara ringan, menyenangkan, dan mudah dicerna oleh anak-anak. Pendekatan kreatif ini terbukti efektif menarik perhatian sekaligus menanamkan nilai moral pada peserta didik

Inisiatif yang digagas IAKN Kupang ini diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang bebas intimidasi, lebih inklusif, serta mendukung tumbuh kembang optimal setiap peserta didik.

Dengan kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat, tercipta harapan besar bahwa gerakan sekolah ramah anak dapat terus meluas dan membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.

Martin

Berita Terkait

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang
Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia
Dosen IAKN Kupang Dorong Penyuluh Agama Kristen Hadir di Ruang Digital
Kejaksaan Jangan Menonton, Usut Dugaan Carut-Marut Pakan HMT Big Push Wulo Kolo
262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:39

Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:13

Kejaksaan Jangan Menonton, Usut Dugaan Carut-Marut Pakan HMT Big Push Wulo Kolo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:11

262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:58

YNS Beauty Resmi Hadir di Kota Kupang, Tawarkan Beragam Perawatan Rambut

Berita Terbaru