Memulai Tugas Baru di Tanah Marapu, Iptu Parwata Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkoba

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mentari pagi baru saja menyinari halaman Mapolres Sumba Timur, Rabu (3/6/2026), ketika sebuah babak baru dimulai dalam upaya pemberantasan narkoba di Tanah Marapu. Di tengah barisan personel yang berdiri tegap dan suasana upacara yang khidmat, Iptu I Gede Putu Parwata, S.H. resmi menerima amanah sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur.

Serah terima jabatan yang dipimpin langsung Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., bukan sekadar pergantian pejabat. Di balik prosesi itu tersimpan harapan besar masyarakat agar perang melawan peredaran narkotika semakin diperkuat.

Bagi Iptu Parwata, jabatan baru ini menjadi tantangan sekaligus panggilan pengabdian. Setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai Kasi Propam Polres Rote Ndao, kini ia dipercaya memimpin garda terdepan pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Sumba Timur.

Tongkat estafet kepemimpinan diterimanya dari AKP Maryana yang mendapat tugas baru sebagai Kabag SDM Polres Sumba Timur. Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam menjaga profesionalisme dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Namun bagi Iptu Parwata, jabatan baru bukan sekadar perpindahan tugas. Ia datang membawa semangat dan visi yang jelas: mewujudkan ” Tanah Marapu Bersih Narkoba”.

Dengan nada tegas namun penuh optimisme, ia menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program pemberantasan narkoba yang telah berjalan, sekaligus memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi dan pelibatan masyarakat.

“Tugas ini adalah amanah berat. Kami akan tindak tegas bandar dan pengedar, sekaligus memperkuat upaya pencegahan melalui sosialisasi dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kami mohon dukungan semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Tanah Marapu Bersih Narkoba,” ungkapnya.

Pernyataan itu mencerminkan keyakinannya bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya dilakukan aparat penegak hukum.

Dibutuhkan keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, sekolah, hingga keluarga sebagai benteng pertama dalam melindungi generasi muda.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, dalam amanatnya menegaskan bahwa narkoba masih menjadi ancaman serius yang harus dihadapi bersama. Karena itu, ia meminta pejabat baru segera beradaptasi dan membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Narkoba adalah musuh bersama. Saya minta Kasat Resnarkoba yang baru bekerja profesional, humanis, dan tidak pandang bulu dalam penegakan hukum,” tegas Kapolres.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari kemampuan membangun kepercayaan masyarakat serta menghadirkan rasa aman bagi generasi mendatang.

Upacara pelantikan berlangsung penuh khidmat dan dihadiri para pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Sumba Timur. Selain pelantikan Kasat Resnarkoba, kegiatan juga dirangkaikan dengan serah terima jabatan Kasat Reskrim dan Kapolsek Haharu.

Di penghujung acara, satu per satu peserta upacara memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik. Jabat tangan yang terulur bukan hanya simbol pergantian jabatan, tetapi juga harapan akan lahirnya semangat baru dalam menjaga Sumba Timur dari ancaman narkotika.

Kini, langkah baru telah dimulai. Di pundak Iptu Parwata terletak tanggung jawab besar untuk memimpin perang melawan peredaran gelap narkoba. Sebuah tugas yang tidak ringan, namun dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, cita-cita menghadirkan Sumba Timur yang bersih dari narkoba bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan.

(*tim)

Berita Terkait

Aksi Nyata DWP RSUD HFL, Periksa Kesehatan Anggota dan Edukasi Hidup Sehat
RIMPAF TTS Soroti Dugaan Tebang Pilih Sanksi Etika, Desak Sekdes Bijaepunu Segera Dinonaktifkan
Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula
10 Tenaga kesehatan diduga hina pasien BPJS di media sosial, sanksi menanti
Sat Resnarkoba Sumba Timur Gencarkan Edukasi “Tanah Marapu Bersih Narkoba”
Tiap Momen Dijadikan Kesempatan, Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur Gaungkan “Tanah Marapu Bersih Narkoba” di Forum Konsultasi Publik
Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali
6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:30

Aksi Nyata DWP RSUD HFL, Periksa Kesehatan Anggota dan Edukasi Hidup Sehat

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:23

RIMPAF TTS Soroti Dugaan Tebang Pilih Sanksi Etika, Desak Sekdes Bijaepunu Segera Dinonaktifkan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:55

Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:45

Sat Resnarkoba Sumba Timur Gencarkan Edukasi “Tanah Marapu Bersih Narkoba”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:29

Tiap Momen Dijadikan Kesempatan, Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur Gaungkan “Tanah Marapu Bersih Narkoba” di Forum Konsultasi Publik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:47

Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:11

6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:23

Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter

Berita Terbaru

Opini

Website, Sumber Pendapatan Baru di Era Digital

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:03