Polisi Penganiaya Dua Siswa SPN Polda NTT Dipecat

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, Metrotimornews.id — Oknum anggota Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Bripda Torino Tobo Dara, resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti menganiaya dua siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kupang.

Sidang Etik dan Sanksi Tegas
Keputusan pemecatan diambil setelah Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada 18 November 2025.  Dalam putusan Sidang KKEP Nomor PUT/58/XI/2025/KKEP, Torino dinyatakan melakukan perbuatan tercela dan dijatuhi sanksi administratif berupa penempatan di tempat khusus (Patsus) selama 20 hari sebelum diberhentikan secara permanen.

Kekerasan Terekam dan Viral
Menurut Kombes Pol Henry Novika Chandra, Kabid Humas Polda NTT, tindakan penganiayaan itu terekam dalam video yang sempat viral di media sosial.  Aksi kekerasan tersebut diduga dipicu karena kedua siswa, berinisial KLK dan JSU, kedapatan merokok. (detikcom)

Dalam satu rekaman berdurasi sekitar 26 detik, terlihat Bripda Torino memukul kedua siswa di wajah, perut, dan bagian tubuh lainnya, serta menendang mereka.  Sebelum memukul, salah satu korban sempat memohon agar tidak dipukuli, tetapi Torino tetap melanjutkan kekerasan.

 

Polri Tegaskan Integritas dan Pendidikan Humanis
Henry menyatakan bahwa tindakan tegas ini adalah “bentuk keseriusan Polri dalam menjaga marwah institusi.

Menurutnya, Polri tidak akan mentolerir pelanggaran disiplin maupun kekerasan, apalagi dalam proses pendidikan personel.

Ia menambahkan bahwa Kapolda NTT mengarahkan agar pola kekerasan tidak menjadi bagian dari pembinaan personel.

Upaya Banding dari Torino
Meski sudah dijatuhi sanksi pemecatan, Bripda Torino menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan PTDH tersebut.

(detikcom)

Berita Terkait

Konsolidasi Muscab PAN Flores Timur, Rofinus Baga Kabelen Kobarkan Semangat Kader Merakyatkan PAN
35 Mahasiswa IAKN Kupang Gelar PKM di GMIT Elim Besnake, Hadirkan Edukasi Iman dan Kreativitas bagi Jemaat
Semangat Belajar di Tengah Keterbatasan, PAUD Damsyik Teti Terus Mendidik Generasi Desa Oeleu
Memulai Tugas Baru di Tanah Marapu, Iptu Parwata Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkoba
Sah Dilantik, Iptu Parwata Nahkodai Satresnarkoba Polres Sumba Timur
GMIT Menggelama Juara I Lomba Paduan Suara Gerejawi HUT ke-66 GMIT Imanuel Nemberala
Videotron Milik Pemda Flores Timur Kembali Off, Kominfo Sebut Terkendala Anggaran Listrik
Semarak Hari Lahir Pancasila, IAKN Kupang Gelar Beragam Lomba Bertema “Beta Cinta Pancasila, Beta Cinta IAKN Kupang”

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:42

Konsolidasi Muscab PAN Flores Timur, Rofinus Baga Kabelen Kobarkan Semangat Kader Merakyatkan PAN

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:42

35 Mahasiswa IAKN Kupang Gelar PKM di GMIT Elim Besnake, Hadirkan Edukasi Iman dan Kreativitas bagi Jemaat

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:00

Semangat Belajar di Tengah Keterbatasan, PAUD Damsyik Teti Terus Mendidik Generasi Desa Oeleu

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:14

Memulai Tugas Baru di Tanah Marapu, Iptu Parwata Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkoba

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:34

Sah Dilantik, Iptu Parwata Nahkodai Satresnarkoba Polres Sumba Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:53

Videotron Milik Pemda Flores Timur Kembali Off, Kominfo Sebut Terkendala Anggaran Listrik

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:30

Semarak Hari Lahir Pancasila, IAKN Kupang Gelar Beragam Lomba Bertema “Beta Cinta Pancasila, Beta Cinta IAKN Kupang”

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:11

SMA Katolik FQI Kefamenanu Gelar SAS Berbasis Android, Dorong Siswa Melek Teknologi

Berita Terbaru