ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID —
Menjelang perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026, suasana Kota Ba’a, ibu kota Kabupaten Rote Ndao, mulai dipadati oleh para pedagang petasan dadakan. Kehadiran mereka menjadi pemandangan rutin setiap memasuki masa libur akhir tahun.
Pantauan Metrotimornews.id pada Minggu, 30 November 2025, menunjukkan bahwa para pedagang tersebut menyasar lokasi-lokasi strategis yang ramai dilalui warga, seperti kawasan pertokoan Pabean Ba’a, Utomo, dan sejumlah titik keramaian lainnya di sekitar pusat kota. Berbagai jenis petasan dan kembang api dipajang di lapak-lapak sederhana guna menarik perhatian pembeli.
Salah satu pedagang musiman, sebut saja Andre, mengaku bahwa profesi berjualan petasan ini selalu ia jalani setiap memasuki musim perayaan Natal dan Tahun Baru. Usaha tersebut menurutnya cukup memberikan pemasukan tambahan.
“Profesi ini saya geluti setiap tahun, dan hasilnya mengembirakan. Biasanya sehari bisa mencapai Rp500 ribu, kalau sepi ya di bawah itu,” ungkap Andre. Ia menambahkan bahwa aktivitas ini dijalani sembari menunggu penumpang karena kesehariannya bekerja sebagai sopir rental.
“Ini sudah menjadi tradisi. Jadi sambil menunggu penumpang, saya bisa sambil berjualan petasan,” ujarnya.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, permintaan petasan dan kembang api memang cenderung meningkat. Para pedagang musiman pun memanfaatkan momentum ini untuk menambah penghasilan.
(Tim Metrotimornews.id)








