“Miris! 9 Medali untuk Flotim, Atlet Tidak Diperhatikan Pemda”

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, METROTIMORNEWS.ID — Kisah pilu dialami para atlet pencak silat dari Keluarga Silat Nasional Indonesia (KSN-Perisai Diri) Unit Garuda Fighter UPP Larantuka, yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Flores Timur di kancah nasional.

Meski berhasil membawa pulang 5 emas, 2 perak, dan 2 perunggu pada ajang Turnamen Pencak Silat Jakarta Nasional 2 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, 28–30 November 2025, para atlet ini justru mengaku ditelantarkan oleh Pemerintah Daerah dan KONI Flores Timur.

Proposal Pengajuan Dana Tak Digubris

Menurut pengakuan pelatih dan official tim, mereka sejak awal telah mengajukan proposal ke beberapa instansi pemerintah—mulai dari KONI Flores Timur, para anggota dewan, hingga Bupati dan Wakil Bupati. Proposal tersebut diajukan untuk memenuhi kebutuhan biaya keberangkatan, akomodasi, dan perlengkapan atlet.
“Kami ingin ikut ajang bergengsi ini karena membawa nama Flores Timur. Tapi kami sangat kesulitan dana,” ujar salah satu official yang ditemui media pada 1 Desember 2025.
Meski sebelumnya pihak KONI disebut meyakinkan bahwa pendanaan tersedia, pada kenyataannya rombongan atlet hanya menerima Rp 5.000.000.

Dana Habis di Perjalanan, Atlet Rogoh Kocek Sendiri

Dana Rp 5 juta tersebut bahkan tidak cukup untuk biaya perjalanan dari Larantuka menuju Ende.

“Dana itu habis di perjalanan. Setelah itu kami terpaksa menggunakan uang pribadi para atlet yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah,” ungkap official tim.

Kendati minim dukungan, semangat para atlet tidak surut. Dengan tekad dan kerja keras, rombongan berangkat ke Jakarta timur menggunakan biaya seadanya demi mengikuti kejuaraan nasional tersebut.

Dengan total 9 atlet dan 3 official, tim ini tampil gemilang dan sukses meraih total 9 medali dalam kompetisi tingkat SD, SMP, SMA/SMK tersebut.

“Walaupun kami kekurangan biaya, tapi anak-anak membuktikan bahwa mereka mampu membawa pulang prestasi,” tambah pelatih

Kesulitan Biaya Pulang

Ironisnya, setelah memenangkan banyak medali, tim justru terjebak kesulitan baru. Mereka mengaku tidak memiliki cukup dana untuk makan, penginapan, dan biaya kepulangan dari Jakarta ke Larantuka.
“Saat ini kami sangat membutuhkan bantuan. Kami tidak punya uang untuk makan, tidur, dan pulang. Uang kami sudah habis,” ujar official penuh harap.

Para atlet berharap ada pihak-pihak yang tergerak membantu, baik pemerintah, para donatur, maupun masyarakat umum, sehingga mereka dapat kembali ke Flores Timur dengan selamat setelah membawa pulang prestasi membanggakan tersebut.

(*RS)

Berita Terkait

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang
Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia
Dosen IAKN Kupang Dorong Penyuluh Agama Kristen Hadir di Ruang Digital
Kejaksaan Jangan Menonton, Usut Dugaan Carut-Marut Pakan HMT Big Push Wulo Kolo
262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:39

Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:13

Kejaksaan Jangan Menonton, Usut Dugaan Carut-Marut Pakan HMT Big Push Wulo Kolo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:11

262 Guru di TTS Ikuti Pemetaan Kompetensi, Korwas: Saatnya Belajar Sepanjang Waktu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:58

YNS Beauty Resmi Hadir di Kota Kupang, Tawarkan Beragam Perawatan Rambut

Berita Terbaru