17 Terdakwa Kasus Prada Lucky Dituntut Penjara dan Dipecat dari Dinas Militer

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUPANG, METROTIMORNEWS.ID — Sebanyak 17 terdakwa dalam kasus penganiayaan yang menewaskan Prada Lucky Namo menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Militer III-15 Kupang. Dalam sidang tersebut, Oditur Militer menjatuhkan tuntutan pidana penjara disertai pemecatan dari dinas militer Cq TNI AD.

Dua di antara 17 terdakwa—Letda Inf. Made Juni Arta Dana dan Letda Inf. Achmad Thariq Al Qindi Singajuru S.Tr. (Han)—yang merupakan komandan peleton, dituntut 9 tahun penjara dikurangi masa tahanan sementara serta pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer.

Sementara 15 terdakwa lainnya dituntut 6 tahun penjara dan pidana tambahan yang sama, yakni pemecatan dari dinas militer.

Oditur Militer menyatakan tuntutan tersebut merujuk pada Pasal 131 Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer terkait penganiayaan oleh militer terhadap bawahan. Berdasarkan keterangan saksi, ahli, terdakwa, serta bukti persidangan lainnya, unsur tindak pidana dinilai terpenuhi.

Selain pidana pokok, Oditur juga menuntut pidana tambahan restitusi militer. Masing-masing terdakwa diwajibkan membayar ganti rugi lebih dari Rp32 juta, sehingga total restitusi mencapai sekitar Rp544 juta.

Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Mayor Chk Subiyanto menegaskan kembali tuntutan yang dibacakan Oditur dan meminta setiap terdakwa menyatakan pemahaman mereka atas tuntutan tersebut. Para terdakwa kemudian menyampaikan jawaban secara bergiliran.

Usai musyawarah antara Majelis Hakim, Oditur Militer, dan Penasehat Hukum (PH) terdakwa, disepakati bahwa sidang lanjutan akan digelar Rabu (17/12) dengan agenda pembacaan pembelaan (pleidoi) oleh PH terdakwa, termasuk tanggapan terhadap pidana restitusi.

Majelis hakim dipimpin Mayor Chk Subiyanto, didampingi Kapten Chk Denis C. Napitupulu dan Kapten Chk Zainal Arifin A. Yulianto. Sementara para terdakwa didampingi PH Mayor Chk Gatot Subur dan Letda Chk Benny Suhendra Las Baun.

Perkara ini merupakan bagian dari tiga berkas terpisah terkait kasus penganiayaan berat yang menewaskan Prada Lucky. Total ada 22 terdakwa, masing-masing dalam tiga BAP: satu terdakwa (Danki A), 17 terdakwa, dan empat terdakwa lainnya. Sidang terpisah untuk perkara satu dan empat terdakwa dijadwalkan Kamis (11/12) di lokasi yang sama.

Kasus ini bermula dari penganiayaan terhadap Prada Lucky oleh seniornya di Yonif Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, NTT. Korban sempat dirawat di puskesmas dan rumah sakit sebelum meninggal dunia pada 6 Agustus 2025. Pola pembinaan keras yang diduga memicu kematian korban disebut berkaitan dengan isu dugaan penyimpangan seksual (LGBT) antara Prada Lucky dan Prada Richard, meski belum ada bukti autentik yang mendukung dugaan tersebut.

Sumber: Antara

Berita Terkait

Pemuda Katolik Rote Ndao Salurkan Tong Sampah, Romo: Dorong Kesadaran Ekologis
Kuasa Hukum Dua Pemuda Kelubagolit Minta Kasus Ganja Dihentikan
Bupati Rote Ndao Apresiasi Aksi Pemuda Katolik, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi untuk Perubahan Daerah
Aksi ke Dampak, Pemuda Katolik Rote Ndao Dukung Mbule Sio Lewat Bantuan 2 Tong Sampah di Kolam Oemau
Harga Minyak Tanah Tembus Rp 15.000 per Liter di Rote Ndao, Dugaan Permainan Agen Menguat
Pastikan Disiplin, Propam Cek Apel Fungsi
Sambangi Pulau Adonara, ADPRD Roby Kreta Reses Edukasi Damai Dukung Pemda
Wujudkan Sinergi Nyata, FKIPK IAKN Kupang dan Yayasan Pendidikan Kristen Agape SoE Resmi Teken MoA

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:37

Pemuda Katolik Rote Ndao Salurkan Tong Sampah, Romo: Dorong Kesadaran Ekologis

Kamis, 16 April 2026 - 09:37

Kuasa Hukum Dua Pemuda Kelubagolit Minta Kasus Ganja Dihentikan

Kamis, 16 April 2026 - 00:58

Bupati Rote Ndao Apresiasi Aksi Pemuda Katolik, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi untuk Perubahan Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 00:55

Aksi ke Dampak, Pemuda Katolik Rote Ndao Dukung Mbule Sio Lewat Bantuan 2 Tong Sampah di Kolam Oemau

Rabu, 15 April 2026 - 19:03

Harga Minyak Tanah Tembus Rp 15.000 per Liter di Rote Ndao, Dugaan Permainan Agen Menguat

Rabu, 15 April 2026 - 08:45

Sambangi Pulau Adonara, ADPRD Roby Kreta Reses Edukasi Damai Dukung Pemda

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

Wujudkan Sinergi Nyata, FKIPK IAKN Kupang dan Yayasan Pendidikan Kristen Agape SoE Resmi Teken MoA

Selasa, 14 April 2026 - 17:11

Jaksa Agung ST Burhanuddin Mutasi 114 Pejabat, 65 Kajari Resmi Berganti Termasuk Flores Timur

Berita Terbaru